Karikatur Aksi Damai
SGB-news°Probolinggo,-Sebagai respons terhadap sejumlah persoalan terkait pengelolaan Pelabuhan Tanjung Tembaga, sebuah surat aksi damai yang dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tapal Kuda Nusantara mulai beredar luas di berbagai grup WhatsApp di wilayah Probolinggo. (26/11). Surat tersebut mengundang berbagai pihak terkait untuk mendukung atau terlibat dalam aksi damai yang direncanakan untuk berlangsung pada 27 November 2025.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Surat yang diterbitkan pada 24 November 2025 ini mencakup informasi mengenai aksi damai yang akan dilakukan oleh organisasi masyarakat yang tergabung dalam DPP Tapal Kuda Nusantara. Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan pendapat mengenai tata kelola pelabuhan dan tata kelola keuangan yang ada di Pelabuhan Kelas IV Probolinggo. Aksi tersebut juga didorong oleh temuan dugaan pelanggaran yang dianggap merugikan masyarakat serta keberlanjutan operasional pelabuhan.
Pihak-pihak yang terlibat dalam surat tersebut adalah para pejabat dan instansi terkait, termasuk Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Gubernur Jawa Timur, serta Direktur Utama Badan Usaha Pelabuhan PT. Delta Artha Bahari Nusantara (DABN).
Aksi damai ini akan dimulai dari titik kumpul di Resto & Caffe Joglo/Boston di Kota Probolinggo pada pukul 08.30 WIB, dengan peserta yang diperkirakan berjumlah lebih dari seribu orang. Setelah menyampaikan aspirasi di kantor KSOP dan kantor PT. Delta Artha Bahari Nusantara, massa aksi akan bergerak menuju lokasi-lokasi lain yang terkait.
Informasi lebih lanjut mengenai aksi ini, termasuk peralatan dan kendaraan yang akan digunakan, juga sudah tercantum dalam surat yang kini tersebar luas di media sosial dan grup WhatsApp di Probolinggo.
Kegiatan ini mendapat perhatian publik, mengingat besarnya isu yang melibatkan banyak pihak dan berpotensi mempengaruhi kelancaran operasional di Pelabuhan Tanjung Tembaga yang menjadi salah satu pelabuhan vital di Jawa Timur.
Tim-Redaksi