Probolinggo°SGB-news,– Konektivitas antardaerah di pesisir Jawa Timur semakin diperkuat dengan hadirnya layanan kapal cepat Trans Laut Jawa Timur. Program transportasi laut milik Pemprov Jatim ini resmi diluncurkan di Pelabuhan Probolinggo Terminal Umum DABN, Rabu (10/12) pagi. Peresmian dipimpin Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Agenda peresmian turut dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K., serta Kapolres Probolinggo Kabupaten AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. Kehadiran dua pimpinan kepolisian tersebut menandai dukungan penuh Polri dalam memastikan aspek keamanan dan kelancaran operasional transportasi laut baru ini.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Nyono menjelaskan bahwa Trans Laut Jatim dirancang untuk memperluas konektivitas sekaligus memaksimalkan potensi ekonomi dan pariwisata kepulauan, seperti Gili Ketapang, Gili Mandangin, Dermaga Branta Pamekasan, hingga Gili Iyang Sumenep.
“Program ini memperkuat pelayanan transportasi laut yang cepat, aman, dan terjangkau sekaligus mendorong potensi pariwisata serta pertumbuhan ekonomi kawasan kepulauan,” ujar Nyono.
Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh stakeholder atas hadirnya moda transportasi tersebut. Menurutnya, layanan Trans Laut Jatim akan memperkuat posisi Kota Probolinggo sebagai kawasan pesisir yang terus berkembang.
“Hadirnya kapal cepat Trans Laut Jatim menjadi momentum bagi peningkatan kualitas layanan publik dan memperkuat posisi Kota Probolinggo sebagai kota pesisir yang maju, berkembang, dan berdaya saing,” tegas Ina.
Kehadiran kedua kapolres menegaskan kesiapan institusi kepolisian dalam mendukung keamanan pelabuhan, keselamatan penumpang, serta keberlangsungan layanan transportasi laut yang kini menjadi akses penting bagi masyarakat dan sektor pariwisata.
Peluncuran Trans Laut Jatim diharapkan menjadi penguat konektivitas regional serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah kepulauan.
Pitric Ferdianto
