SURABAYA°SGB News – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah pejabat utama dan kapolres jajaran Polda Jawa Timur. Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi di tubuh Polri dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, serta penguatan kinerja institusi. 22/12
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Berdasarkan daftar mutasi yang diterima, terdapat sedikitnya 20 perwira menengah hingga perwira tinggi yang mengalami pergeseran jabatan, baik di lingkup Polda Jawa Timur maupun ke satuan kerja lain di tingkat Mabes Polri dan polda lain.
Di antaranya, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Muhammad Ridwan diangkat sebagai Psikolog Kepolisian Madya II SSDM Polri. Posisi Wakapolrestabes Surabaya kini diisi AKBP Rosyid Hartanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Boyolali Polda Jateng.
Perubahan juga terjadi di Ditreskrimsus Polda Jatim. AKBP Lintar Mahardhono dipindahkan sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya III Bareskrim Polri, sementara jabatannya digantikan AKBP Henri Noveri yang sebelumnya Kapolres Nganjuk. Kursi Kapolres Nganjuk selanjutnya diisi AKBP Suria Miftah Irawan.
Di wilayah Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu bergeser menjadi Wakaden A Ropaminal Divpropam Polri. Jabatan Kapolres Gresik kini diemban AKBP Ramadhan Nasution. Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto dipromosikan sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Jatim dan digantikan AKBP Arif Fazlurrahman.
Rotasi juga menyentuh wilayah Madura. Kapolres Sumenep AKBP Rivanda dipindahkan sebagai Kapolres Blitar, sedangkan Kapolres Sumenep dijabat AKBP Anang Hardiyanto. Adapun Kapolres Blitar Kota kini dipimpin AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo.
Di wilayah tapal kuda dan Malang Raya, Kapolresta Malang Kombes Pol Nanang Haryono dipercaya menjabat Dirreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung. Jabatan Kapolresta Malang digantikan AKBP Putu Kholis Aryana. Sementara Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno dipindahkan ke Polda Metro Jaya dan digantikan AKBP Muhamad Taat Resdianto.
Mutasi lainnya mencakup Kapolres Mojokerto, Kapolres Tulungagung, Kapolres Batu, Kapolres Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota, hingga Kapolres Bangkalan yang kini bergeser ke Polda Metro Jaya.
Mutasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal rutin dan strategis guna memastikan kesinambungan kepemimpinan, peningkatan profesionalisme, serta optimalisasi pelayanan dan penegakan hukum di tengah masyarakat. Pergeseran ini diharapkan dapat memperkuat soliditas organisasi dan responsivitas kepolisian, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Red-SGB News