SGB-News°Probolinggo – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, memimpin rapat pembahasan rencana kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bersama sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Jumat (26/12) pagi, bertempat di Command Centre.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Rapat tersebut turut melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sekretariat DPRD Kota Probolinggo, Direktur PUDAM, serta perangkat daerah terkait lainnya. Keterlibatan Sekretariat DPRD menegaskan bahwa rencana kerja sama ini sejak awal disiapkan selaras dengan fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD.
Dalam rapat tersebut dibahas kerja sama antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan PT Agra Energi Indonesia untuk pengembangan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya (solar cell) di sejumlah unit pelaksana teknis dan fasilitas pemerintah.
Skema kerja sama yang disepakati menggunakan pola Build Operate Transfer (BOT). Melalui skema ini, proyek PLTS dibangun dan dioperasikan oleh pihak swasta tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus menjadi bagian dari upaya efisiensi belanja energi pemerintah daerah.
Wali Kota Probolinggo menjelaskan bahwa pada tahap awal seluruh pembiayaan dan operasional ditanggung oleh pihak mitra swasta. Pemerintah Kota berperan sebagai pengguna sekaligus mitra pengelolaan.
“Pemanfaatannya menggunakan skema BOT. Mereka yang membangun tanpa biaya dari kita, kemudian mereka juga mengoperasikan bekerja sama dengan kita. Setelah 15 tahun, aset tersebut akan ditransfer dan menjadi hak milik Pemerintah Kota,” jelas dr. Aminuddin.
Melalui pembahasan ini, DPRD Kota Probolinggo diharapkan dapat mengikuti perkembangan rencana kerja sama secara menyeluruh, mulai dari aspek regulasi, manfaat fiskal, hingga dampak jangka panjang bagi efisiensi energi dan pengelolaan aset daerah. Pemerintah Kota menargetkan proyek PLTS ini menjadi salah satu langkah strategis dalam transisi energi bersih di tingkat daerah, tanpa menambah beban keuangan daerah.
Redaksi