Sgb-news.id°PROBOLINGGO — Ketua DPRD Kota Probolinggo Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, S.E., bersama sejumlah anggota DPRD Kota Probolinggo turun langsung mengikuti peresmian wajah baru Alun-alun Kota Probolinggo, Sabtu (10/1) petang. Kehadiran pimpinan dan anggota legislatif tersebut menegaskan dukungan DPRD terhadap penataan Alun-alun sebagai ruang publik strategis bagi masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari. Revitalisasi kawasan Alun-alun meliputi pembangunan trotoar pematusan dan penataan area pusat kota, yang kini tampil lebih luas, rapi, dan ramah bagi pejalan kaki.
Usai peresmian, Ketua DPRD Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani bersama anggota dewan meninjau langsung kondisi lapangan. Mereka melihat area duduk, jalur pedestrian, pencahayaan, serta lanskap taman yang kini dipenuhi lampu estetik dan bunga. Sejak proyek ditutup, Alun-alun mulai dipadati warga yang berolahraga, berjalan santai, hingga sekadar menikmati suasana sore.
Ketua DPRD menilai, Alun-alun bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi wajah kota dan ruang interaksi sosial yang harus memberi manfaat konkret bagi masyarakat.
“DPRD memandang Alun-alun sebagai ruang publik utama. Bukan hanya indah secara tampilan, tetapi harus benar-benar nyaman, aman, dan bisa digunakan semua kalangan,” ujar Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani.
Ia menambahkan, DPRD akan mendorong agar pengelolaan Alun-alun dilakukan secara konsisten, termasuk dalam aspek kebersihan, ketertiban, dan perlindungan fungsi ruang publik agar tidak kembali semrawut.
Menurutnya, keberhasilan revitalisasi tidak diukur dari seremoni peresmian, melainkan dari keberlanjutan perawatan serta kepatuhan semua pihak terhadap aturan pemanfaatan ruang.
“Kami di DPRD tidak ingin Alun-alun hanya bagus di awal. Yang lebih penting adalah bagaimana ruang ini dijaga, dirawat, dan tidak disalahgunakan. Di sinilah peran pemerintah dan kesadaran masyarakat harus bertemu,” tegasnya.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa wajah baru Alun-alun diharapkan menjadi kebanggaan warga. Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas publik agar tetap bersih dan tertib.
Pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sejumlah warga memanfaatkan jalur pedestrian untuk berjalan santai dan berolahraga, sementara lainnya duduk menikmati suasana pusat kota yang kini lebih terbuka dan tertata.
Dengan hadirnya pimpinan dan anggota DPRD dalam peresmian tersebut, diharapkan fungsi pengawasan legislatif tidak berhenti pada tahap anggaran dan perencanaan, tetapi berlanjut pada pengawalan pemanfaatan Alun-alun agar benar-benar menjadi ruang publik, bukan sekadar etalase proyek.
Tim-Redaksi