PROBOLINGGO, SGB-News.id – Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo Kota memperteguh komitmen dalam reformasi birokrasi dengan menggelar sosialisasi pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai langkah strategis menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (14/1/2026). Kegiatan berlangsung di Graha Prabu Mapolres Probolinggo Kota dan diikuti pejabat utama, Kapolsek, bintara administrasi, serta operator tiap satuan fungsi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administratif atau slogan, melainkan implementasi nyata reformasi birokrasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Menurut Rico, perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh personel menjadi kunci utama untuk memberikan layanan cepat, adil, transparan dan profesional. 
“Zona Integritas bukan sekadar slogan, tetapi wujud komitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres dalam arahannya.
Sosialisasi diawali dengan registrasi, menyanyikan lagu kebangsaan, doa bersama, serta laporan panitia. Selanjutnya, berbagai satuan fungsi memaparkan inovasi layanan publik yang tengah dijalankan dan dikembangkan. Antara lain: layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) oleh Satintelkam; inovasi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) oleh Satlantas; layanan barcode permohonan narasumber penyuluhan bahaya narkotika oleh Satresnarkoba; layanan identifikasi sidik jari dan pengaduan oleh Satreskrim; serta peningkatan kualitas layanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). [sitekit_posts posts_per_page=”4″ order=”DESC” orderby=”date”]
Kabagren Polres Probolinggo Kota selaku Sekretaris Pembangunan Zona Integritas menambahkan bahwa pencapaian predikat WBBM membutuhkan sinergi seluruh unsur organisasi. Tidak cukup bergerak sendiri-sendiri, dukungan dan koordinasi di setiap fungsi internal menjadi elemen penentu.
Dalam sosialisasi juga dijabarkan enam area perubahan strategis yang menjadi indikator utama pembangunan Zona Integritas, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebagai penguat materi, narasumber dari Bank BRI Cabang Probolinggo berbagi pandangan tentang etika komunikasi pelayanan publik, menekankan pentingnya penampilan rapi, komunikasi efektif dan sikap empati dalam interaksi dengan masyarakat.
Melalui langkah internal ini, Polres Probolinggo Kota berharap dapat terus meningkatkan integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Redaksi