London, SGB-News.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Yang Mulia Keir Starmer dalam rangka kunjungan kenegaraan di Inggris. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan strategis kedua negara di berbagai sektor, mulai dari ekonomi maritim hingga pendidikan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menyepakati penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan kapal penangkap ikan. Kesepakatan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan nasional, sekaligus memperkuat upaya perlindungan dan pengelolaan berkelanjutan terhadap kekayaan laut Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas armada perikanan Indonesia, tetapi juga memperkuat transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas peluang industri maritim nasional untuk naik kelas di tingkat global.
Selain sektor maritim, Indonesia juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama pendidikan. Pemerintah Indonesia mendorong kemitraan strategis dengan Russell Group, konsorsium yang terdiri atas 24 universitas terkemuka di Inggris, guna memperluas kolaborasi riset, pertukaran akademik, dan peningkatan akses generasi muda Indonesia ke institusi pendidikan tinggi kelas dunia.
Penguatan hubungan dengan Russell Group dipandang sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan dan riset yang kompetitif, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan persaingan global.
Pertemuan bilateral ini menegaskan arah diplomasi pemerintahan Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada kerja sama konkret, berdampak langsung bagi penguatan ekonomi nasional, pembangunan sumber daya manusia, serta posisi strategis Indonesia di kancah internasional.
Ferd
