KOTA PROBOLINGGO, SGB-News.id – Talut di aliran sungai Jalan Tambora No.34, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, kembali menjadi sorotan. Proyek yang disebut belum genap dua bulan selesai dibangun itu kini terpantau sudah mengalami penambalan di sejumlah bagian.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 10.26 WIB, terlihat beberapa titik pada dinding talut yang menunjukkan bekas perbaikan. Penampakan ini menguatkan dugaan bahwa talut tersebut tidak mampu menahan debit air dan mengalami kerusakan dini.
Sebelumnya, talut ini juga disorot karena dinilai gagal menjalankan fungsi utamanya sebagai penahan ketinggian air. Meski tergolong baru, struktur pasangan batu tampak tergerus aliran sungai, dan kini justru diperkuat dengan tambalan.
Menanggapi kondisi tersebut, Dierel, anggota Aliansi Madura Indonesia, menyampaikan bahwa munculnya tambalan pada bangunan baru merupakan indikasi adanya persoalan dalam konstruksi proyek.
“Talut ini belum lama dibangun, tapi sekarang sudah ditambal. Ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas pekerjaan, spesifikasi material, dan pengawasan di lapangan,” kata Dierel kepada wartawan.
Ia menambahkan, talut merupakan infrastruktur vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan lingkungan dan warga sekitar, sehingga kegagalan dini tidak bisa dianggap hal sepele.
“Kalau bangunan baru sudah perlu perbaikan, maka perlu ada pemeriksaan teknis dan evaluasi menyeluruh terhadap proyek ini,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan pengecekan lapangan dan memastikan kondisi talut aman serta sesuai dengan standar konstruksi.
SGB News akan terus memantau perkembangan dan mengupayakan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
Tim-Redaksi