GUNUNGKIDUL – Sgb-news.id,- Kapolres Polres Gunungkidul AKBP Damus Asa mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Gunungkidul untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya intensitas hujan yang disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana seperti pohon tumbang, banjir, tanah longsor, hingga gangguan jaringan listrik.
Kapolres menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Karena itu, warga diminta untuk membatasi aktivitas di luar rumah ketika cuaca dalam kondisi buruk.
“Apabila tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya tetap berada di dalam rumah sampai cuaca kembali normal. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas,” tegas AKBP Damus Asa.
Kurangi Aktivitas Saat Cuaca Buruk
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan deras, angin kencang, maupun petir.
Bagi warga yang sedang dalam perjalanan dan mengalami hujan lebat dengan jarak pandang terbatas, diimbau untuk segera mencari tempat aman guna berlindung hingga kondisi memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Orang Tua Diminta Awasi Anak
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak selama musim hujan. Anak-anak dilarang bermain di sekitar aliran sungai, selokan, maupun genangan air yang arusnya deras.
Langkah tersebut penting guna mencegah risiko terseret arus, terpeleset, atau terjebak genangan air yang dalam.
Hindari Pohon Besar dan Tiang Listrik
Masyarakat juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar maupun berada di sekitar tiang listrik yang berpotensi tumbang akibat terpaan angin kencang. Cuaca ekstrem kerap menyebabkan pohon rapuh roboh secara tiba-tiba dan dapat membahayakan warga.
Pantau Informasi Resmi
Kapolres turut mengimbau masyarakat untuk aktif memantau informasi prakiraan cuaca dari kanal resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dengan mengetahui perkembangan cuaca, masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini.
Perkuat Gotong Royong
Sebagai upaya pencegahan, warga juga diajak menggiatkan gotong royong membersihkan lingkungan, khususnya saluran air dan selokan agar tidak tersumbat sampah yang dapat memicu banjir.
Hubungi 110 Saat Darurat
Dalam kondisi darurat, masyarakat diimbau segera menghubungi Call Center Kepolisian Negara Republik Indonesia di nomor 110 yang aktif selama 24 jam.
“Jika terjadi keadaan darurat yang membutuhkan layanan kepolisian, segera hubungi 110. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan keamanan masyarakat,” pungkas Kapolres.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem, serta bersama-sama menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
(Yasir)
