Lumajang | SGB-News.id – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang, Dr. Jati Nugroho, SH, MHum, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh civitas akademika dan masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam pesan resminya, Dr. Jati menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ritual tahunan, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat integritas, disiplin, dan tanggung jawab moral, khususnya di lingkungan akademik hukum.
“Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci yang penuh berkah. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT, dan kita senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta keberkahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan seperti kejujuran, pengendalian diri, dan kepedulian sosial sangat relevan dengan dunia pendidikan hukum. Menurutnya, institusi pendidikan tidak hanya bertugas mencetak lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.
Momentum Ramadan, lanjutnya, harus dimaknai sebagai penguatan komitmen moral dalam menjalankan peran masing-masing, baik sebagai pendidik, mahasiswa, maupun bagian dari masyarakat luas. Terlebih di tengah tantangan sosial dan dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks, diperlukan pribadi-pribadi yang tidak mudah tergoda oleh kepentingan pragmatis.
STIH Jenderal Sudirman Lumajang sendiri terus mendorong pembentukan karakter mahasiswa melalui pendekatan akademik dan pembinaan etika profesi. Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali tanggung jawab intelektual dan sosial tersebut.
Ucapan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat. Sebagai institusi pendidikan hukum, STIH Jenderal Sudirman Lumajang berupaya hadir tidak hanya dalam ruang kelas, tetapi juga dalam membangun kesadaran hukum yang berkeadilan.
Ramadan datang setiap tahun. Namun esensi perubahan tidak otomatis ikut hadir. Dibutuhkan kesadaran dan kemauan untuk menjadikannya titik balik. Pesan itu yang ingin ditegaskan melalui ucapan sederhana namun sarat makna dari pimpinan kampus tersebut.
Dengan semangat Ramadan, diharapkan seluruh elemen masyarakat, khususnya insan akademik, mampu memperkuat nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sebagai fondasi membangun bangsa yang berintegritas.
Redaksi
