filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (200, -1); aec_lux: 239.63954; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
SGB-NEWS.ID|JEMBER – Kepala Desa Sarimulyo, Erna Wati, menanggapi isu yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, tidak mengalami perkembangan. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jember dari Fraksi Partai Nasional Demokrat, Khurul Fatoni, yang digelar di Balai Desa Sarimulyo, Senin (9/3/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim dan jajaran dari Fraksi NasDem, Babinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat setempat yang turut menyampaikan aspirasi.
Dalam sambutannya, Erna Wati menegaskan bahwa dirinya baru menjabat sekitar dua tahun sebagai kepala desa. Meski demikian, ia mengklaim sejumlah kemajuan sudah mulai terlihat di Desa Sarimulyo.
“Saya menjabat masih dua tahun tapi sudah ada kemajuan. Ini rambut saya sudah mulai perotol karena pemikirannya banter sambil memikirkan desa tercinta,” ujarnya sambil berseloroh di hadapan para undangan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Khusnul Fatoni yang telah berkunjung ke Desa Sarimulyo dalam agenda resesnya. Menurutnya, perhatian tersebut sangat berarti mengingat Desa Sarimulyo berada di wilayah ujung barat Kabupaten Jember yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang.
“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Mas Fatoni karena desa ini berada di ujung barat perbatasan dengan Lumajang, tapi masih diperhatikan oleh Mas Toni,” katanya.
Melalui kesempatan tersebut, Erna Wati berharap aspirasi masyarakat Desa Sarimulyo, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, dapat terus diperjuangkan sehingga kemajuan desa di wilayah perbatasan tersebut dapat semakin dirasakan oleh masyarakat.