SGB-NEWS.ID|LUMAJANG – Upaya menjaga keamanan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian selama bulan suci Ramadhan. Salah satunya melalui kegiatan Safari Ramadhan yang digelar Polsek Tekung bersama unsur Forkopimka di Masjid Baiturrohman, Desa Munder Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Senin malam (9/3/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.15 WIB tersebut dihadiri langsung Kapolsek Tekung AKP Sujianto, S.H., Camat Tekung Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo, S.Psi., M.M., Danramil Tekung Kapten M. Khotib, jajaran Babinsa, perangkat desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Safari Ramadhan diawali dengan pelaksanaan sholat Isya dan Tarawih berjamaah bersama warga. Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan dialog antara unsur Forkopimka dengan masyarakat.
Kapolsek Tekung AKP Sujianto mengatakan, Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara aparat dengan masyarakat sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan puasa.
“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Selain beribadah bersama, kami juga ingin mendengar langsung aspirasi maupun keluhan warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan mereka,” ujar Sujianto saat ditemui usai kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, khususnya kepada para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka selama Ramadhan.
Menurutnya, salah satu potensi gangguan kamtibmas yang sering muncul di bulan puasa adalah aksi balap liar yang biasanya terjadi menjelang sahur maupun setelah sholat Tarawih.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai mereka terlibat dalam balap liar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Selain itu, Sujianto juga menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Tekung.
“Kami tegaskan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba. Mari bersama-sama menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan menghindari segala bentuk tindak pidana,” tegasnya.
Ia menambahkan, terciptanya situasi kamtibmas yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Karena itu, pihaknya mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan masyarakat sangat penting agar wilayah Tekung tetap aman dan kondusif,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Tekung Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo mengapresiasi kegiatan Safari Ramadhan yang digagas Polsek Tekung bersama Forkopimka. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena mampu memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga stabilitas wilayah selama bulan Ramadhan,” ujarnya.
Hingga kegiatan berakhir, suasana di Masjid Baiturrohman berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga yang hadir tampak antusias menyambut kehadiran jajaran Forkopimka yang turun langsung berbaur bersama masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan Safari Ramadhan Polsek Tekung bersama Forkopimka tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Pendekatan persuasif melalui kegiatan keagamaan dinilai menjadi salah satu langkah efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.