PROBOLINGGO, SGB NEWS – Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, Sp.Og., Subsp.K.Obginsos., M.Kes., menegaskan pentingnya peran seni dan budaya dalam sistem pendidikan saat membuka kegiatan Culture Probolinggo Got Talent (FLS3N) 2026. 13/04.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar festival, melainkan bagian dari upaya strategis menggali potensi dan talenta generasi muda di Kota Probolinggo.
“Melalui kegiatan ini kita ingin melihat potensi-potensi dan talenta anak-anak kita, bagaimana itu bisa berkembang dan memberi dampak nyata,” ujarnya.
Ia menyebut, penguatan seni dan budaya juga berkaitan erat dengan city branding Kota Probolinggo, yakni Beresole, yang bertujuan mengangkat potensi lokal agar memiliki nilai tambah bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, pengembangan potensi budaya tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, tetapi juga mampu menciptakan multiplier effect bagi berbagai sektor lainnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyinggung pentingnya konsep partisipasi semesta dalam pendidikan, sebagaimana dicanangkan oleh pemerintah pusat. Konsep ini menekankan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari individu, budaya, hingga lingkungan sosial.
“Pendidikan itu tidak cukup hanya di bangku sekolah. Tidak cukup hanya apa yang diajarkan guru. Harus ada keterlibatan semua pihak,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar Kota Probolinggo mampu menjadi contoh dalam pengembangan sistem pendidikan dasar dan menengah di tingkat nasional, sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan C-PRO Got Talent 2026 sendiri digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei. Melalui ajang ini, pemerintah daerah berupaya menghadirkan ruang ekspresi bagi pelajar sekaligus memperkuat karakter melalui seni dan budaya.
Dengan kolaborasi lintas sektor, Wali Kota optimistis kegiatan semacam ini dapat menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai budaya dan kreativitas.
Ferdi