PROBOLINGGO, SGB-NEWS.id – Pemerintah Kota Probolinggo kembali melakukan penyegaran jajaran pimpinan perangkat daerah melalui mekanisme manajemen talenta. Salah satu pejabat yang mendapat amanah baru adalah Setiorini Sayekti, S.K.M., M.Si., yang resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Berdasarkan Lampiran Keputusan Wali Kota Probolinggo tanggal 8 Juni 2026, Setiorini Sayekti dimutasi dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kota Probolinggo menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo.
Mutasi dilakukan dengan tetap mempertahankan jenjang jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II.b.
Mutasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan karier aparatur sipil negara berbasis kompetensi dan kebutuhan organisasi. Pengangkatan Setiorini Sayekti mengacu pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 00271/B-BM.02.01/SD/K/2026 tanggal 26 Mei 2026 tentang rekomendasi mutasi ke dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui manajemen talenta di Pemerintah Kota Probolinggo.
Penempatan Setiorini di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pendidikan yang menjadi salah satu fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Pengalaman panjangnya dalam birokrasi diharapkan mampu membawa inovasi dan penguatan tata kelola organisasi di lingkungan Disdikbud.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas akses belajar yang merata, serta menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya daerah. Tantangan tersebut membutuhkan kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat.
Selain fokus pada peningkatan mutu pendidikan, Disdikbud juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter generasi muda melalui penguatan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan semangat kebangsaan.
Pelantikan Setiorini Sayekti menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Probolinggo untuk menempatkan sumber daya aparatur pada posisi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah. Melalui sistem manajemen talenta, pemerintah berupaya menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Masyarakat menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mampu mempercepat berbagai program peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari penguatan kompetensi guru, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, hingga pengembangan budaya literasi di kalangan pelajar.
Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, Setiorini Sayekti diharapkan dapat membawa semangat baru dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing, sekaligus memperkuat pelestarian budaya sebagai identitas Kota Probolinggo.
Ferdi