SGB-news°Lumajang – Kecamatan Ranuyoso. Pekerjaan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) di salah satu titik di ruas jalan Pantura wilayah Ranuyoso, Lumajang, menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh PT Cahaya Indah itu diduga tidak memenuhi ketentuan standar pelaksanaan pekerjaan pemerintah karena tidak menampilkan papan informasi proyek, sehingga memicu dugaan penyalahgunaan anggaran.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Ketidakadaan papan informasi menjadi temuan awal tim investigasi media Kaperwil Jawa Timur. Padahal, pemasangan papan informasi adalah aturan baku yang wajib dipenuhi kontraktor guna memastikan keterbukaan penggunaan anggaran kepada publik. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek tersebut rawan dimanipulasi dan berpotensi tidak transparan.
Di lapangan, tim menemukan sejumlah kejanggalan teknis. Penyambungan besi pada struktur TPT tampak dilakukan tidak beraturan dan terkesan asal-asalan. Beberapa sambungan terlihat tidak sesuai kaidah teknis konstruksi, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi kekuatan bangunan dalam jangka panjang.
Material pasir yang digunakan juga menjadi catatan tersendiri. Tim mendapati pasir jenis kelas 3 yang dikenal memiliki kandungan lumpur cukup tinggi. Jenis pasir ini umumnya tidak direkomendasikan untuk pekerjaan konstruksi yang membutuhkan kekuatan maksimal.
Sejumlah poin yang menjadi sorotan antara lain:
1. Tidak adanya papan informasi proyek, sehingga publik dan pihak terkait tidak mengetahui sumber serta besar anggaran yang digunakan.
2. Pemasangan dan penyambungan besi dinilai tidak akurat, berpotensi mengurangi kekuatan konstruksi.
3. Penggunaan pasir kualitas rendah, yang tidak sesuai standar material untuk pekerjaan TPT.
4. Kontraktor pelaksana merupakan perusahaan besar, namun tetap ditemukan dugaan pelanggaran prosedur di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Cahaya Indah maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi. Tim media Kaperwil Jawa Timur menyatakan akan terus melakukan pemantauan perkembangan proyek tersebut serta menindaklanjuti semua temuan melalui pemberitaan yang objektif berdasarkan data lapangan.
Publik berharap pihak pengawas proyek dan instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai aturan dan tetap mengutamakan kualitas serta keselamatan masyarakat.
Tim-Redaksi