Tulungagung°SGB-news – Pemerintah Desa (Pemdes) Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menggelar penyuluhan penyakit menular Tuberculosis (TB/TBC) di aula balai desa setempat pada Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah desa dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait ancaman penyakit menular yang masih banyak ditemukan di lingkungan sekitar.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pucungkidul, Winarto, S.Pd, beserta perangkat desa, Ketua BPD dan anggotanya, serta seluruh kader kesehatan desa. Kehadiran para kader menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat edukasi kesehatan karena mereka menjadi ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat.
Penyuluhan menghadirkan Arif, tenaga kesehatan dari Puskesmas Boyolangu, sebagai narasumber. Dalam materinya, Arif menjelaskan bahwa Tuberculosis masih menjadi salah satu penyakit menular yang membutuhkan perhatian serius. Selain mudah menular melalui udara, TB juga sering tidak disadari sejak awal karena gejalanya mirip dengan batuk biasa.
Ia memaparkan berbagai hal mulai dari pola penularan, tanda dan gejala, cara pencegahan, hingga pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang teratur. Menurutnya, salah satu penyebab tingginya kasus TB adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan dan pengobatan hingga tuntas.
“TB bisa disembuhkan sepenuhnya jika penderita menjalani pengobatan secara teratur dan sesuai anjuran. Kader kesehatan memiliki peran besar untuk mendorong masyarakat agar tidak takut memeriksakan diri,” terang Arif.
Sementara itu, Kades Winarto, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyuluhan ini menjadi bagian dari komitmen Pemdes Pucungkidul dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami materi yang disampaikan dan mampu meneruskannya kepada warga secara lebih luas.
“Kegiatan ini kami selenggarakan agar masyarakat semakin paham tentang bahaya TB dan bagaimana cara mencegahnya. Kami sangat berharap informasi ini dapat ditularkan kembali kepada warga sehingga upaya pencegahan bisa berjalan maksimal,” ungkap Winarto.
Pemdes Pucungkidul berencana terus meningkatkan kegiatan-kegiatan serupa, khususnya yang berkaitan dengan edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit menular. Dengan dukungan tenaga kesehatan, perangkat desa, dan kader, pemerintah desa menargetkan terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih sehat, sadar risiko, dan aktif dalam menjaga kebersihan.
Tim-Redaksi