PROBOLINGGO – SGB.News.id
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Probolinggo resmi menetapkan kepemimpinan baru periode 2025–2030 melalui mekanisme internal partai yang berjenjang dan sesuai aturan organisasi.
Penetapan tersebut merupakan hasil proses panjang yang dimulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), dilanjutkan ke DPC, Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga diputuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Probolinggo, Sahri Trigiantoro, S.H., menjelaskan bahwa setiap PAC mengusulkan tiga nama kader untuk diseleksi secara internal sebelum diajukan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Nama-nama yang masuk ke DPP tidak langsung ditetapkan. Mereka wajib mengikuti fit and proper test, penilaian psikologis, serta pembahasan melalui rapat pleno DPP,” ujarnya, Senin (22/12/2025).
Ia menegaskan, seluruh tahapan tersebut telah mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai serta Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025, sehingga keputusan yang dihasilkan memiliki dasar organisatoris yang kuat.
Dari proses itu, Tommy Wahyu Prakoso ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Sahri berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas kader, melanjutkan program-program yang belum tuntas, serta meningkatkan peran partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kota Probolinggo.
“Kepengurusan baru tidak memulai dari nol. Program lama yang baik dilanjutkan, yang kurang akan diperbaiki,” tegasnya.
Dengan struktur kepemimpinan yang baru, PDI Perjuangan Kota Probolinggo diharapkan tetap konsisten menjalankan fungsi politiknya secara efektif dan berkelanjutan.
penulis:Diki maulana muttaqin