sgb-news.id – Untuk Kalangan Akademisi dan Praktisi Media
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam konteks pengembangan literasi akademik dan peningkatan mutu penulisan jurnalistik, diperlukan keseragaman istilah yang memiliki koherensi konseptual, ketepatan makna, serta konsistensi penggunaan. Referensi ini disusun sebagai panduan terminologi bagi kalangan akademisi, peneliti, mahasiswa, serta jurnalis dan penulis opini di media massa.
Kesamaan Menjadi Koherensi
Hasil akhir Menjadi Temuan
Perkiraan Menjadi Estimasi
Pemikiran awal Menjadi Premis
Penjabaran Menjadi Eksposisi
Alur kerja Menjadi Sistematika
Langkah Menjadi Prosedur
Makna Menjadi Signifikansi
Hubungan sebab Menjadi Korelasi
Pembuktian Menjadi Verifikasi
Sudut pandang Menjadi Pendekatan
Pelaksanaan Menjadi Aplikasi
Penyempurnaan Menjadi Optimalisasi
Pengukuran Menjadi Asesmen
Arahan Menjadi Kerangka Kerja
Kecenderungan Menjadi Orientasi
Kesesuaian Menjadi Kompatibilitas
Keteraturan Menjadi Konsistensi
Ketegasan Menjadi Asertivitas
Keterbukaan Menjadi Transparansi
Keseluruhan Menjadi Holistik
Keberlanjutan Menjadi Sustainabilitas
Kelayakan Menjadi Viabilitas
Pengaruh Menjadi Implikasi
Dampak lanjut Menjadi Konsekuensi
Pembatasan Menjadi Limitasi
Permasalahan Menjadi Problematika
Pendekatan awal Menjadi Paradigma
Penyesuaian Menjadi Adaptasi
Penguatan Menjadi Akselerasi
Dalam penulisan karya ilmiah, artikel konseptual, dan opini berbasis riset, pemilihan terminologi yang tepat berperan penting dalam: meningkatkan ketajaman analisis,
menjaga akurasi konseptual, memperkuat validitas argumen, serta memudahkan proses verifikasi ilmiah.
Bagi media massa, referensi ini berfungsi sebagai:
panduan bahasa analitis yang mudah dipahami publik,
jembatan antara bahasa akademik dan bahasa populer,
serta sarana menjaga integritas wacana publik.
Dengan mengintegrasikan terminologi akademik dalam praktik jurnalistik, diharapkan terbangun ekosistem literasi yang holistik, berkelanjutan (sustainabel), dan mampu menjawab tantangan diskursus publik berbasis pengetahuan.
Penulis: Bahrusyofan Hasanudin (pewarta sgb-news.id)