PROBOLINGGO | SGB-News.id – Jakpro (Jaringan Aktivis Probolinggo) menyatakan dukungan terhadap langkah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Probolinggo dalam memperkuat pengawasan dan pembinaan di sektor pendidikan. Dukungan tersebut disampaikan seiring rencana Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Probolinggo untuk melakukan silaturahmi ke Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Probolinggo.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Rencana silaturahmi tersebut bertujuan membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor guna mendukung ketertiban serta kedisiplinan siswa selama jam pelajaran. Cabang Dinas Pendidikan menilai, sinergi dengan Satpol PP penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Ketua Jakpro, Badrus Seman, menilai langkah tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjadikan pendidikan sebagai prioritas. Menurutnya, penguatan koordinasi antarinstansi merupakan langkah strategis untuk melindungi masa depan generasi bangsa.
“Pendidikan harus benar-benar diprioritaskan. Anak-anak Kabupaten Probolinggo adalah aset bangsa, sehingga pengawasan dan pembinaan di jam sekolah perlu didukung semua pihak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan Satpol PP tidak semata-mata dipahami sebagai penindakan, melainkan bagian dari upaya pencegahan agar siswa tidak berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar berlangsung. Pendekatan pembinaan dan edukatif dinilai lebih efektif dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab siswa.
Jakpro, lanjut Badrus, siap mendukung kebijakan dan program yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Probolinggo, termasuk penguatan kolaborasi antara Cabang Dinas Pendidikan dan Satpol PP.
Sementara itu, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Probolinggo berharap melalui agenda silaturahmi tersebut dapat terbangun kesepahaman bersama dalam menjaga ketertiban pelajar. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran disiplin serta menciptakan iklim belajar yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Diki