Pasuruan°SGB-NEWS.id – Warga Dusun Curah Timur Desa Sumberanyar Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan dipaksa menghadapi ancaman nyata setiap kali melintas di jalan desa. Bukan lubang jalan bukan pula minimnya penerangan melainkan kabel WiFi dan jaringan telekomunikasi yang menjuntai rendah nyaris setinggi kepala pengendara motor.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Situasi ini bukan sekadar semrawut. Ini kelalaian yang berpotensi mencelakakan.
Temuan tersebut diungkap Ketua Korlab MADAS Anak Serumpun DPC Probolinggo Raya Muhamad Yusuf saat turun langsung ke lokasi pada Jumat 10 April 2026. Ia menyebut kondisi kabel yang srabutan dan tidak sesuai standar teknis itu sebagai ancaman serius bagi keselamatan publik.
Ini bukan lagi soal estetika. Ini soal nyawa. Kabelnya terlalu rendah sangat berisiko nyangkut ke pengendara. Kalau sampai kena leher atau helm dampaknya bisa fatal tegas Yusuf.
Yang jadi pertanyaan di mana pengawasan
Warga mengaku kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan berulang kali dikeluhkan. Namun hingga kini tidak ada langkah konkret dari pihak penyedia layanan maupun instansi terkait. Seolah olah keselamatan warga bisa ditunda.
Padahal dalam standar instalasi jaringan kabel udara wajib memiliki ketinggian aman dari permukaan jalan terutama di jalur yang dilalui kendaraan. Fakta di lapangan justru sebaliknya kabel dipasang tanpa perhitungan tanpa penataan dan tanpa tanggung jawab yang jelas.
Jangan tunggu korban dulu baru sibuk bergerak. Ini penyakit lama pembiaran sindir Yusuf.
Lebih jauh ia menegaskan akan mendorong koordinasi dengan pemerintah desa serta pihak provider untuk melakukan penataan ulang jalur kabel. Namun langkah ini seharusnya tidak perlu didorong oleh temuan lapangan semata melainkan menjadi kewajiban rutin penyedia layanan dan pengawas infrastruktur.
Fenomena kabel menjuntai ini bukan kasus tunggal. Di banyak daerah praktik pemasangan jaringan sering kali mengabaikan standar keselamatan demi efisiensi biaya dan kecepatan pemasangan. Akibatnya ruang publik berubah menjadi jebakan tak kasat mata.
Jika dibiarkan bukan tidak mungkin insiden tinggal menunggu waktu.
Pertanyaannya sederhana siapa yang akan bertanggung jawab jika kepala warga benar benar tersangkut kabel itu
Sampai hari ini jawabannya masih menggantung persis seperti kabel kabel yang dibiarkan liar di atas jalan.
AB