Probolinggo, Sgb-News.id — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dengan tema “Evaluasi Tantangan dan Strategi Penguatan Tata Kelola Pengawasan Berbasis Data Pilkada”, Jumat (10/10) sore, di ruang pertemuan Bale Hinggil.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program nasional yang dilaksanakan serentak oleh Bawaslu di seluruh kabupaten/kota dan provinsi se-Indonesia.
Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga, dalam laporannya menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan merupakan upaya mempertegas peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas yang bekerja secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pelaksanaan Pemilu atau Pilkada.
“Perlu diketahui bahwa kami tidak bekerja musiman. KPU melakukan PDPB (Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan), dan kami yang mengawasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan Bawaslu bukan ditujukan kepada KPU secara kelembagaan, melainkan terhadap seluruh tahapan yang dilaksanakan KPU dalam proses Pemilu dan Pilkada.
Menurutnya, tema yang diangkat relevan dengan penguatan demokrasi ke depan, di mana Pilkada tidak hanya dimaknai sebagai pesta demokrasi, tetapi juga sebagai sarana memastikan terwujudnya pemerintahan yang sah, akuntabel, dan berpihak pada rakyat.
Pitric Ferdianto