Pasuruan, SGB-news.id — Sekolah Miftahul Ulum Branang kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan outing class dengan tema Manasik Haji, Kamis (6/11). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan tujuan memperkenalkan makna dan tata cara ibadah haji sejak dini.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kepala Madrasah Miftahul Ulum Desa branang kecamatan Lekok kabupaten Pasuruan, Imam Muslim, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa outing class menjadi sarana penting dalam pembelajaran kontekstual. “Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memahami secara langsung makna ibadah haji. Dengan begitu, nilai-nilai spiritual dapat tertanam lebih kuat sejak dini,” ungkapnya.
Ketua panitia kegiatan, Syarif Hidayatullah, menambahkan bahwa tema Manasik Haji dipilih agar siswa mengenal lebih dekat rukun Islam kelima dalam suasana yang menyenangkan. “Acara ini memang rutin setiap tahun. Tahun ini kami ingin anak-anak belajar tentang manasik haji agar mereka mengenal proses ibadah di Mekkah dan Madinah,” ujarnya.
Kegiatan dimulai dengan simulasi manasik haji yang menggambarkan pelaksanaan rukun dan wajib haji, seperti tawaf, sai, dan wukuf di Arafah. Setelah itu, rombongan siswa melanjutkan kunjungan edukatif ke Kebun Kurma Pandaan, yang memberikan suasana khas Timur Tengah.
“Pemilihan lokasi kebun kurma ini agar anak-anak merasakan nuansa seperti di Tanah Suci. Setelahnya, mereka juga akan berkunjung ke alun-alun Pandaan yang memiliki ikon religi. Ini kami maknai sebagai simbol ziarah ke Madinah,” jelas Syarif.
Dalam kegiatan ini, M. Yazid Ali bertugas sebagai sekretaris panitia dan Novitasari sebagai bendahara. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, disambut antusias para siswa dan guru pendamping.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat menumbuhkan semangat religius dan memahami makna ibadah haji sebagai bekal moral di masa depan.
Abu bakar
