PROBOLINGGO | SGB-News.id – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Dusun Bindung, Desa Tunggakcerme, Kecamatan Wonomerto, tampak lebih tenang dari biasanya. Di tengah potensi kerawanan balap liar yang kerap muncul saat ngabuburit, jajaran Polsek Wonomerto turun langsung melakukan patroli sore, Kamis (26/2/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan yang dimulai pukul 15.20 WIB tersebut dipimpin personel Polsek Wonomerto, yakni AIPDA Anton Hari dan BRIPKA Gofur. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan yang sering dijadikan arena balap liar oleh sejumlah pemuda menjelang berbuka.
Kapolsek Wonomerto, AKP Bagus Purnama SH, menyampaikan bahwa patroli ngabuburit merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadan.
“Patroli ini bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Dari hasil kegiatan, masyarakat Dusun Bindung mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat kepolisian di lapangan. Selain itu, warga juga menunjukkan sikap kooperatif dan turut bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.
Situasi kamtibmas di wilayah tersebut dilaporkan aman dan terkendali hingga patroli berakhir. Tidak ditemukan aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan lainnya.
Langkah Polsek Wonomerto ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan preventif lebih efektif dibanding menunggu pelanggaran terjadi. Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga ujian kedewasaan sosial.
Polsek Wonomerto memilih tidak sekadar berjaga, tetapi hadir. Ramah terhadap masyarakat, tegas kepada pelanggar hukum, dan konsisten menjaga stabilitas wilayah.
Di tengah hamparan persawahan Wonomerto yang teduh, patroli sore itu menyampaikan pesan sederhana: keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Namun, polisi tetap berdiri paling depan ketika ketertiban dipertaruhkan.
SGB-News.id mencatat, patroli rutin seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya di tingkat sektor. Ketika aparat hadir sebelum masalah muncul, potensi gangguan bisa ditekan sejak dini.
Ramadan berjalan, masyarakat beribadah dengan khusyuk, dan Wonomerto tetap aman.
Redaksi