SGB-NEWS°LUMAJANG – Suara lantunan sholawat dan derap langkah kompak memecah keheningan senja di Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Disaat itu ada riuh yang tak biasa, ada senyum yang merekah dari wajah-wajah penuh semangat. Hari ini, keluarga besar Pondok Pesantren An Nur Azzahra di bawah naungan Yayasan Abuya Ali Ihsan tumpah ruah ke jalan. Bukan sekadar berjalan beriringan, mereka sedang merayakan sebuah identitas, sebuah pergantian waktu, dan yang paling utama iyalah sebuah rasa syukur yang mendalam menyambut 1 Muharram, Tahun Baru Hijriah 2026.
Pawai ini bukan sekadar agenda tahunan yang lewat begitu saja. Di balik kibaran atribut dan pernak-pernik yang meriah, ada pesan ideologis dan spiritualis yang tertanam kuat di dada setiap santri, pengajar dan relawan sppg azzahra.
Slogan mereka tidak main main “Islam Agama Kita, Ini Tahun Baru Kita!” Mengapa Tahun Baru Hijriah harus dirayakan dengan begitu gegap gempita? Jawabannya berakar pada komitmen spiritual harian yang selalu diikrarkan oleh keluarga besar pesantren.
“Setiap hari kita menyatakan ‘Radhitu billahi rabba, wabil Islami dina’.bahwa kita rida, kita bahagia, dan kita bangga Allah adalah Tuhan kita dan Islam adalah agama kita. Maka, hari ini adalah tahun baru kita! Sudah sepatutnya kita ramaikan dan rayakan bersama,” ujar Kh. Imron Fauzi selaku pimpinan Pondok Pesantren dalam sambutannya, Senin (15/6/2026).
Meramaikan 1 Muharram adalah wujud maklumat kepada dunia bahwa umat Islam bangga dengan syiar agamanya sendiri. Ketika kalender berganti, ada rasa kepemilikan yang kuat yang harus dirayakan dengan suka cita.
Lebih dari sekadar selebrasi, langkah-langkah kaki di sepanjang rute pawai hari ini adalah simbol berjalan di atas rasa syukur. Di tengah zaman yang terus bergerak cepat, diberikan kesempatan hidup, kesehatan, dan umur panjang hingga detik ini adalah nikmat luar biasa yang tidak boleh diabaikan.
Melalui momentum pawai ini, terselip doa-doa terbaik yang melangit. Keberkahan Umur: Berterima kasih atas detak jantung dan napas yang masih diizinkan Allah SWT untuk beribadah.
Kemudahan Lembaga: Berharap Allah SWT senantiasa memberikan jalan keluar dan kemudahan dalam mengelola pendidikan di pesantren.
Azzahra Semakin Jaya: Sebuah asa agar Pondok Pesantren An Nur Azzahra terus bertumbuh, melahirkan generasi emas yang berakhlakul karimah, dan semakin berjaya di masa depan.
Sesuai janji-Nya, barangsiapa yang bersyukur, maka nikmat-Nya akan terus ditambah. Pawai ini adalah cara keluarga besar An Nur Azzahra “mengetuk pintu langit” agar keberkahan itu mengalir tanpa henti kepada lembaga dan seluruh jajarannya.
Ketegangan yang menyenangkan begitu terasa saat barisan pawai sudah rapi dan siap diberangkatkan. Bendera-bendera mulai diangkat tinggi, senyum terbaik dipasang, dan dada dibusungkan penuh kebanggaan sebagai seorang Muslim.
“Mari kita bersama-sama kita mulai pawai ini dengan bacaan: Bismillahirrahmanirrahim.”
Ucapan basmalah itu menjadi pemantik utama. Begitu kalimat mulia itu selesai digemakan, barisan pawai mulai bergerak maju. Membawa misi kedamaian, menyebarkan syiar Islam, dan membawa nama baik Pondok Pesantren An Nur Azzahra menuju tahun baru yang penuh dengan harapan, kejayaan, dan rida Allah SWT.
Selamat Tahun Baru Hijriah! Semoga An Nur Azzahra semakin jaya dan terus menjadi menara cahaya bagi umat.