SGB-NEWS°LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., M.H., S.I.K. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Festival Segoro Topeng Kaliwungu 2026 yang digelar di kawasan Pantai Watu Pecak, Dusun Krajan Dua, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Minggu (28/6/2026).
Festival budaya yang menjadi bagian dari agenda Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia itu dipadati ribuan masyarakat dari berbagai daerah, termasuk wisatawan mancanegara.
Kehadiran para pengunjung menambah semarak salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Lumajang tersebut.
Tahun ini, Festival Segoro Topeng Kaliwungu mengusung tema “Lamadjang: The Land of Glory” dengan menampilkan tarian kolosal yang diperagakan sekitar 500 penari.
Pertunjukan tersebut mengisahkan lahirnya Negeri Lamadjang melalui perpaduan seni tari, musik tradisional, dan kekayaan budaya lokal yang merefleksikan kejayaan Kerajaan Lamajang Tigang Njuru.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, festival ini juga menjadi sarana pelestarian Seni Topeng Kaliwungu sebagai warisan budaya daerah, memperkuat identitas budaya Lumajang, sekaligus mempromosikan potensi pariwisata kepada masyarakat luas.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan Polri memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan positif yang mampu memperkuat persatuan masyarakat, melestarikan budaya bangsa, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Menurutnya, pelaksanaan festival budaya seperti Segoro Topeng Kaliwungu memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga mampu membangkitkan sektor ekonomi kreatif melalui meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Festival Segoro Topeng Kaliwungu merupakan kebanggaan masyarakat Lumajang. Polres Lumajang mendukung penuh kegiatan budaya seperti ini karena menjadi wadah mempererat persatuan, memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.
Kapolres menambahkan, Polres Lumajang berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati pertunjukan dengan nyaman.
“Keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung suksesnya sebuah event nasional. Kami ingin memastikan seluruh peserta, seniman, dan masyarakat dapat menikmati festival dengan aman sehingga citra Lumajang sebagai daerah tujuan wisata budaya semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan Festival Segoro Topeng Kaliwungu menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Lumajang di tingkat nasional melalui Karisma Event Nusantara.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten Lumajang merupakan amanah yang harus dijaga dengan menghadirkan pertunjukan budaya yang berkualitas sekaligus melestarikan warisan budaya tak benda.
“Kami diberikan kesempatan oleh kementerian untuk memperkenalkan kisah-kisah Indonesia melalui budaya. Ini merupakan warisan budaya tak benda yang harus kami jaga kelestariannya dan terus kami kembangkan sebagai bentuk komitmen kami sebagai daerah penyelenggara Karisma Event Nusantara,” ujar Bupati yang akrab disapa Bunda Indah.

Festival Segoro Topeng Kaliwungu tahun ini turut dihadiri Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI Marsha Nadila, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur Endah Budi Heryani, Ketua ICCN Korda Jawa Timur Muhammad Anwar, anggota DPR RI, akademisi, tokoh budaya, Mantan Wakil Gubernur Bali Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang.