PROBOLINGGO, SGB-news.id – Menyusul prakiraan gelombang perairan Probolinggo yang berada pada kisaran 0,1–0,5 meter dengan arus laut yang cukup kuat, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan imbauan khusus bagi nelayan dan wisatawan yang beraktivitas di laut selama 7–9 Desember 2025.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Untuk Nelayan:
Meski gelombang rendah, kecepatan arus yang mencapai 40–61 cm/s dan angin yang dapat bertiup hingga 21 knot berpotensi memengaruhi stabilitas perahu kecil. BMKG meminta nelayan tradisional tidak memaksakan melaut pada jam-jam dengan angin kencang, terutama menjelang malam.
Nelayan diminta memastikan kondisi mesin, lampu navigasi, dan alat komunikasi dalam keadaan berfungsi baik sebelum berangkat.
Pengamatan kondisi langit dan arah angin secara mandiri tetap diperlukan karena perubahan cuaca dapat terjadi cepat meski tinggi gelombang terlihat tenang.
Untuk Wisatawan dan Pelaku Wisata Bahari:
Aktivitas wisata seperti naik perahu, snorkeling, atau permainan air diimbau dilakukan pada jam-jam pagi hingga siang ketika kondisi angin relatif lebih stabil.
Wisatawan diminta mengikuti setiap arahan petugas pantai dan operator kapal, serta menghindari area laut yang menunjukkan arus bergerak cepat.
Wisata perahu di sekitar bibir pantai tetap diperbolehkan, namun kewaspadaan wajib ditingkatkan terhadap gelombang pendek yang muncul akibat hembusan angin sore hari.
BMKG menegaskan bahwa perairan Probolinggo masih aman untuk aktivitas laut, namun dinamika angin dan arus pada tanggal tersebut menuntut kewaspadaan tambahan. Pemerintah daerah dan operator wisata diminta tetap memantau pembaruan informasi cuaca harian.
Redaksi