Lumajang°SGB-news – Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai melakukan pemetaan awal terhadap kerusakan infrastruktur usai erupsi Gunung Semeru. Berdasarkan hasil sementara di lapangan, tercatat 22 rumah warga hancur, satu bangunan sekolah—SD Supiturang 02—hilang, serta sejumlah tanggul mengalami kerusakan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Ia menyampaikan bahwa tim BPBD bersama jajaran terkait terus bergerak cepat melakukan pemantauan, evakuasi, serta memastikan kebutuhan logistik warga terdampak terpenuhi.
“Kami pastikan seluruh upaya penanganan dilakukan secepat mungkin. Keselamatan warga adalah yang utama,” tegas Bunda Indah di sela pemantauan kondisi lapangan.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur dijadwalkan meninjau langsung wilayah terdampak untuk memastikan koordinasi antarlembaga berjalan optimal dalam proses penanganan darurat.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan menjaga jarak aman dari kawasan rentan bencana. Dengan pemetaan yang tepat dan langkah yang terukur, setiap upaya mitigasi diharapkan mampu meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan masyarakat.
SGB-News.id akan terus memantau dan menyampaikan perkembangan terbaru di lapangan.
Arini