SGB-News.id°PROBOLINGGO – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo bersama Perum Bulog terus mengakselerasi penyaluran bantuan pangan (banpang) bagi masyarakat terdampak kenaikan harga bahan pokok akibat penyesuaian harga BBM.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kali ini, Kecamatan Pajarakan menjadi titik distribusi ketiga setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kecamatan Tegalsiwalan dan Besuk.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi menyatakan bahwa,langkah ini merupakan intervensi langsung pemerintah untuk meringankan beban warga kurang mampu.
Menurutnya, bantuan ini hadir di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap fluktuasi harga pangan yang kian meningkat,total jumlah pagu beras 228,655,00 dan minyak goreng 914,620,00
“Penyaluran banpang ini sangat membantu masyarakat yang saat ini dihantui kenaikan harga bahan pangan akibat dampak kenaikan BBM. Kami berharap distribusi ke seluruh desa di Kabupaten Probolinggo ini mampu menahan laju inflasi daerah,” ujarnya,Kamis (24/4/2026).
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini dirancang sebagai instrumen perlindungan sosial guna menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya prinsip good governance dalam proses distribusi. Penyaluran diinstruksikan harus mengedepankan aspek akuntabilitas dan transparansi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga saat ini, tim gabungan terus melakukan monitoring ketat di lapangan. Hal ini dilakukan guna memastikan bantuan pangan tersebut tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima.
Solihin