SGB-NEWS.ID|LUMAJANG — Aksi dugaan teror pelemparan batu terhadap pengendara mulai meresahkan masyarakat di Kabupaten Lumajang. Peristiwa tersebut dikabarkan terjadi di sejumlah wilayah, mulai Kecamatan Sumbersuko, Tempeh hingga Randuagung dan Jatiroto.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Menanggapi hal tersebut, Kasi Humas Polres Lumajang, Suprapto membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima beberapa laporan dari masyarakat terkait insiden tersebut.
“Hingga saat ini yang melapor ke kami ada tiga kejadian, yakni di Besuk-Tempeh, Sumbersuko dan Randuagung,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026) malam.
Ia menjelaskan, untuk kejadian di wilayah Tempeh dan Sumbersuko terjadi hampir dalam waktu bersamaan. Sedangkan insiden di Randuagung terjadi pada dini hari.
“Untuk yang Tempeh dan Sumbersuko hampir bersamaan, sementara Randuagung tadi dini hari,” imbuhnya.
Terkait motif aksi pelemparan batu tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum dapat memastikan apakah kejadian itu merupakan aksi kriminal terorganisir atau ulah oknum tertentu.
“Untuk motif masih dalam penyelidikan,” tandasnya.
Polres Lumajang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara malam hari dan segera melapor apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa.
Menanggapi keluhan masyarakat yang mengaku kesulitan melapor kepada aparat kepolisian di lapangan, Suprapto meminta warga memanfaatkan layanan darurat kepolisian yang aktif selama 24 jam.
“Untuk pelaporan bisa langsung telepon ke 110. Operator kami standby 24 jam,” pungkasnya.
Maraknya dugaan teror pelemparan batu ini kini menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar situasi keamanan di Lumajang kembali kondusif.