SGB-NEWS°LUMAJANG – Pemerintah Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk penyusunan rencana pembangunan tahun 2027 di aula pendopo desa, Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Rencana Pembangunan Buat Desa Tambah Maju” tersebut menjadi forum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas pembangunan yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa.
Musdes dihadiri Kepala Desa Ranubedali Supriyadi, unsur Forkopimcam Ranuyoso yang terdiri dari pihak kecamatan, kepolisian, dan TNI, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk membangun desa melalui perencanaan yang terbuka dan partisipatif.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Supriyadi menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada kekompakan seluruh elemen masyarakat dalam mengawal setiap program yang dijalankan. Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan harus dimanfaatkan secara maksimal agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa akan menyusun program pembangunan berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan desa. Karena itu, seluruh usulan yang muncul dalam Musdes akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.
Supriyadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi ikut berperan sebagai pengawas atau kontrol sosial. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
“Semua pembangunan yang bersumber dari Dana Desa maupun anggaran lainnya harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu kami berharap masyarakat bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, pihak kecamatan, dan seluruh perangkat desa dapat bersama sama mengawal setiap program pembangunan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Ranubedali terus dipertahankan. Kekompakan warga dinilai menjadi modal utama dalam mempercepat kemajuan desa, baik dalam bidang pembangunan fisik, kegiatan sosial, maupun kegiatan keagamaan.
Menurutnya, sebuah desa akan lebih mudah berkembang apabila seluruh elemen mampu membangun komunikasi yang baik dan saling mendukung tanpa mengedepankan kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Harapan kami Desa Ranubedali dikenal bukan hanya karena pembangunan fisiknya, tetapi juga karena persatuan masyarakatnya. Kekompakan adalah kekuatan terbesar yang harus terus kita jaga,” tambahnya.
Musyawarah desa berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Berbagai masukan dan usulan disampaikan peserta sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menentukan arah pembangunan desa pada tahun mendatang. Dialog yang berlangsung juga mencerminkan semangat demokrasi di tingkat desa, di mana masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan harapannya secara langsung.
Usai pelaksanaan Musdes, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan perpustakaan desa yang diikuti dengan antusias oleh peserta. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga penguatan sumber daya manusia melalui peningkatan budaya literasi.
Pelaksanaan Musdes dan kegiatan lanjutan itu berlangsung tertib, aman, dan lancar. Pemerintah Desa Ranubedali berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam forum tersebut dapat terus dijaga sehingga seluruh program pembangunan tahun 2027 mampu berjalan sesuai harapan.
Dengan kebersamaan antara pemerintah desa, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan warga, Ranubedali optimistis dapat melangkah menuju desa yang semakin maju, mandiri, serta mampu memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya.