SGB-News id°PROBOLINGGO,-Momentum Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke-280 dimaknai sebagai titik penguatan komitmen pelayanan publik dan percepatan pembangunan di wilayah Kecamatan Tongas. Camat Tongas, Rochmad Widiarto, S.STP., M.A.P., menegaskan pentingnya kerja nyata, kolaborasi, dan inovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam pernyataannya, Rochmad Widiarto menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momen refleksi terhadap kinerja aparatur pemerintah sekaligus arah perbaikan ke depan.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Tongas, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo. Ini saatnya kita memperkuat komitmen pelayanan yang cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kecamatan memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah kabupaten dan desa. Oleh karena itu, peran koordinasi, pengawasan, serta pelayanan administratif harus berjalan optimal tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
Menurutnya, pelayanan publik harus berubah dari pola lama yang kaku menjadi lebih responsif dan solutif. Masyarakat, kata dia, tidak hanya butuh pelayanan, tetapi juga kepastian dan kecepatan dalam setiap proses.
“Kalau bisa dipermudah, jangan dipersulit. Itu prinsip yang harus dipegang semua aparatur,” tegasnya.
Selain pelayanan, Rochmad juga mendorong pembangunan berbasis potensi lokal di wilayah Tongas. Ia melihat bahwa kekuatan ekonomi masyarakat harus terus didorong melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat itu sendiri.
Ia juga mengajak seluruh kepala desa dan perangkatnya untuk menjaga kekompakan serta semangat gotong royong. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan hasil dari kerja bersama.
Dengan semangat HARJAKAPRO ke-280, Kecamatan Tongas menargetkan peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan yang lebih merata. Rochmad optimistis, dengan sinergi yang kuat, Probolinggo akan semakin maju dan berdaya saing.
“Kerja nyata, bukan sekadar wacana. Dari Tongas, kita ikut menguatkan Probolinggo,” pungkasnya.
Ferdi