SGB°PROBOLINGGO — Di tengah derasnya arus digital yang semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo menggelar talkshow parenting bertajuk “Peran Orang Tua di Era Digital: Screen Time versus Quality Time”, Rabu (6/5) pagi di aula kantor dinas setempat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Ketua DWP Kota Triyuli Susilowati Rey Suwigtyo, Kepala Disdikbud Siti Romlah, serta anggota Dharma Wanita Persatuan.
Talkshow ini menjadi ruang refleksi bagi para orang tua, khususnya para ibu, dalam menghadapi tantangan pola asuh di era digital yang kini tak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak.
Ketua DWP Kota Triyuli Susilowati Rey Suwigtyo dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun pola pengasuhan yang lebih berkualitas di lingkungan keluarga.
Menurutnya, penggunaan gawai dan media digital perlu diimbangi dengan kehadiran emosional orang tua agar hubungan dalam keluarga tetap hangat dan harmonis.
“Talkshow ini diharapkan membantu orang tua merumuskan strategi penyeimbangan antara screen time dan quality time untuk memperkuat ikatan emosional dalam keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menegaskan bahwa teknologi pada dasarnya merupakan kebutuhan penting di era modern. Namun, ia mengingatkan agar kemajuan digital tidak mengikis kedekatan antaranggota keluarga.
“Teknologi memang memudahkan, tapi jangan sampai teknologi menjauhkan yang dekat. Quality time bukan soal berapa lama duduk bersama anak, melainkan seberapa hadir hati dan pikiran kita untuk mereka,” tutur Ina di hadapan peserta.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih bijak dalam mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital. Sebab, tanpa pengawasan dan komunikasi yang baik, gadget dapat perlahan mengambil ruang interaksi dalam keluarga.
Melalui talkshow tersebut, DWP Disdikbud Kota Probolinggo berharap para orang tua mampu membangun keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kedekatan emosional di rumah. Karena di era serba digital saat ini, perhatian dan kehadiran orang tua tetap menjadi “sinyal” terkuat bagi tumbuh kembang anak.
Ferdi