SGB-News.id°PROBOLINGGO – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa-Bali bergerak cepat mengamankan jalur Pantura Probolinggo. Jembatan Matikan II yang terletak di Ruas Jalan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dijadwalkan masuk meja rehabilitasi total mulai Senin, 21 Juni 2026.
Langkah ini diambil menyusul temuan sejumlah kerusakan krusial pada lantai dasar jembatan yang berpotensi membahayakan para pengguna jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 BBPJN wilayah Probolinggo-Paiton-Situbondo, Wahyu Wibowo, mengonfirmasi bahwa fokus utama proyek ini adalah perbaikan struktur lantai jembatan. Menurut estimasi teknis, proses pengerjaan akan memakan waktu kurang lebih selama satu bulan.
“Fokus perbaikan utama ada pada lantai dasar karena sudah ada beberapa titik kerusakan yang harus segera ditangani demi keselamatan berkendara,” ujar Wahyu.
Demi mengantisipasi kemacetan parah di jalur logistik utama tersebut, BBPJN menerapkan strategi pengerjaan bertahap. Perbaikan lantai jembatan akan dilakukan pada dua sisi secara bergantian.
Melalui sistem zonasi ini, arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Situbondo maupun sebaliknya akan tetap dialirkan. Petugas di lapangan bakal menerapkan sistem buka-tutup jalur secara situasional agar urat nadi perekonomian Jatim ini tidak lumpuh total selama masa rekonstruksi.
Para pengendara yang akan melintasi kawasan Paiton diimbau untuk mengantisipasi potensi perlambatan arus dan mematuhi arahan petugas di area proyek.
Solihin