Sgb-news.id°PASURUAN — Sebuah warung kopi sederhana namun sarat makna hadir di Dusun Pelalaan, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Bernama Warkop Giras 86, tempat ini kini menjadi salah satu titik singgah masyarakat untuk beristirahat dan bersantai, khususnya bagi warga sekitar dan pengguna jalan di kawasan Pasuruan Timur.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Warkop yang berdiri di area BUMDes Kejukjati Bangkit tersebut dirintis oleh Luluk, seorang ibu muda kelahiran Oktober 2000. Dengan konsep warkop ramah keluarga, Luluk berupaya menghadirkan ruang publik yang tidak sekadar menjual minuman, tetapi juga menawarkan suasana nyaman dan bersahabat.
“Saya ingin menciptakan tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk beristirahat dan bersantai,” ujar Luluk saat ditemui di lokasi.
Sejak dibuka, Warkop Giras 86 mengusung konsep sederhana: tempat ngopi, ngobrol, dan melepas penat. Beragam minuman disediakan, mulai dari kopi es hingga minuman lain yang dikemas sebagai minuman sehat dan ringan untuk semua kalangan. Selain itu, pengelola juga menyiapkan fasilitas karaoke keluarga sebagai hiburan tambahan bagi pengunjung.
“Kami menyediakan berbagai minuman seperti kopi es dan lain-lain, serta karaoke keluarga untuk menghibur pelanggan,” tambah Luluk.
Yang menjadi daya tarik utama adalah kopi khas Pasuruan Timur yang disajikan di warkop tersebut. Kopi lokal ini disebut memiliki cita rasa khas yang telah menarik minat banyak pelanggan.
“Kopi kami khas Pasuruan Timur. Rasanya punya karakter sendiri, jadi pelanggan tidak cepat bosan,” ungkapnya.
Tidak hanya mengandalkan menu, Warkop Giras 86 juga dikenal karena keramahan pelayanannya. Luluk turun langsung melayani pengunjung, menyapa pelanggan, dan membangun suasana kekeluargaan di warung yang ia kelola.
“Saya ingin pelanggan merasa seperti di rumah sendiri,” kata Luluk sambil tersenyum.
[the_ad_placement id=”4782″]
Kehadiran Warkop Giras 86 mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Selain menjadi tempat nongkrong, warung ini juga dimanfaatkan warga sebagai ruang bertemu, berbincang, hingga beristirahat setelah bekerja atau beraktivitas di sekitar wilayah Lekok.
[the_ad_placement id=”4797″]
Keberadaan warkop di lingkungan BUMDes Kejukjati Bangkit ini juga dinilai memberi kontribusi pada geliat ekonomi desa. Usaha yang dirintis anak muda tersebut membuka peluang usaha mandiri dan mendorong pemanfaatan potensi lokal, khususnya produk kopi Pasuruan Timur.
[the_ad id=”4796″]
Dengan konsep sederhana, pelayanan ramah, serta komitmen menghadirkan kenyamanan, Warkop Giras 86 perlahan tumbuh menjadi ruang publik yang bukan hanya menjual kopi, tetapi juga menghadirkan kehangatan sosial di tengah masyarakat.
(Bakar)