Bali – Di tengah geliat wisata dan kuliner Bali, sebuah warung sate sederhana di kawasan Taman Griya, Nusa Dua, justru menjelma menjadi magnet baru bagi para pecinta kuliner. Warung Sate Barokah Wijaya Kusuma, yang beralamat di Jalan Ganu Batur Raya No. 03, Nusa Dua, Bali, kini dikenal luas sebagai salah satu destinasi sate favorit masyarakat lokal hingga wisatawan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Warung ini merupakan buah kerja keras Muhammad Sahid, perantau asal Madura yang dengan tekad kuat membangun usahanya dari nol. Sejak dirintis, Warung Sate Barokah Wijaya Kusuma terus berkembang dan kini telah membuka lapangan pekerjaan bagi 8 orang karyawan.
Mengusung cita rasa khas Madura Bangkalan, warung ini mengandalkan menu unggulan sate kambing dan sate ayam, yang disajikan dengan bumbu kacang khas, gule kambing gurih, serta taican ayam pedas segar. Perpaduan rasa yang kuat, aroma bakaran yang menggoda, dan porsi yang memuaskan membuat banyak pelanggan mengaku ketagihan.
“Warung sate kami menyajikan masakan khas Madura Bangkalan dengan harga merakyat,” ujar Sahid saat ditemui SGB-NEWS.id.
Tak hanya melayani makan di tempat, Sahid juga mengembangkan usahanya melalui Warung Sate Barokah 3 yang berlokasi di Jalan Uluwatu, depan Sidwot Jimbaran, Bali. Cabang ini secara khusus melayani pesanan untuk hajatan, resepsi, rapat, acara keluarga, hingga kegiatan keagamaan.
Menu yang disediakan pun lengkap, mulai dari sate ayam, sate kambing, gule kambing, hingga paket konsumsi sesuai kebutuhan acara.
“Untuk pemesanan, bisa hubungi kami di nomor 0819-9995-4266,” tambah Sahid.
Respons pengunjung pun sangat positif. Banyak yang menilai rasa satenya konsisten, daging empuk, bumbu meresap, dan harga bersahabat.
“Satenya enak dan harga merakyat. Rasanya khas, beda dari yang lain,” ungkap salah satu pengunjung.
Kehadiran Warung Sate Barokah Wijaya Kusuma menjadi bukti bahwa UMKM kuliner lokal mampu bersaing di tengah kawasan wisata internasional. Bagi Anda yang sedang berada di Nusa Dua dan sekitarnya, warung sate ini layak masuk daftar kunjungan.
Karena di sini, bukan cuma perut yang kenyang tapi juga ada cerita perjuangan, rasa kampung halaman, dan semangat UMKM yang patut didukung.
Bakar