Menu

Mode Gelap
Polisi Datangi Petani di Kademangan, Tampung Keluhan Hingga Ajak Jaga Produksi Pangan Polsek Kademangan Ajak Petani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Diskominfo Kota Probolinggo Perkuat Keterbukaan Informasi Lewat PPID Awards 2026 dan Peluncuran Super App B Link Warga Kompak Bangun Jalan Desa Lewat TMMD ke-129 di Ledoktempuro Randuangung Bersama TNI-POLRI Pendapatan Daerah Turun, Belanja Naik Rp245 Miliar; Wabup Yudha Aji Kusuma Beberkan Postur P-APBD Lumajang 2026 Pasca-Kejadian Kedungjajang, Dinsos Lumajang Serukan Gerakan Massif Sinergi Cegah Kekerasan Anak

Daerah

Pasca-Kejadian Kedungjajang, Dinsos Lumajang Serukan Gerakan Massif Sinergi Cegah Kekerasan Anak

badge-check

Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

SGB-NEWS°LUMAJANG – Pasca-kejadian kekerasan anak yang terjadi di Kecamatan Kedungjajang, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Endy Satriyo yang akrab disapa Atok, menegaskan bahwa penanganan kasus semacam ini tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja. Perlu adanya gerakan besar dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat agar kasus serupa tidak terulang kembali di Kabupaten Lumajang.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dinsos Lumajang kini tengah gencar membangun kolaborasi erat dengan berbagai pihak lintas sektor, mulai dari institusi pendidikan, kalangan akademisi (mahasiswa), hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Kami butuh kerja bareng, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kami berkolaborasi dengan lembaga pendidikan, adik-adik mahasiswa, dan teman-teman LSM agar gerakan sosialisasi dan pencegahan ini semakin masif. Kami juga merangkul warga sekitar serta komunitas lokal,” tandas Atok hari ini, Kamis (16/7/2026).

Langkah kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat benteng perlindungan anak langsung di tingkat akar rumput. Dengan keterlibatan aktif masyarakat sekitar, diharapkan ruang gerak para pelaku kekerasan terhadap anak akan semakin sempit dan pengawasan sosial menjadi lebih sensitif.

“Kami berharap dengan gerakan yang semakin masif ini, ruang gerak pelaku-pelaku kejahatan seperti ini semakin sempit, dan syukur-syukur bisa hilang sepenuhnya dari Kabupaten Lumajang,” pungkas Kabid PPPA Dinsos Lumajang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Warga Kompak Bangun Jalan Desa Lewat TMMD ke-129 di Ledoktempuro Randuangung Bersama TNI-POLRI

16 Juli 2026 - 23:19 WIB

Pendapatan Daerah Turun, Belanja Naik Rp245 Miliar; Wabup Yudha Aji Kusuma Beberkan Postur P-APBD Lumajang 2026

16 Juli 2026 - 20:02 WIB

Dinsos Lumajang Jangkau Korban Anak di Kedungjajang, Siapkan LKSA demi Jamin Masa Depan Korban

16 Juli 2026 - 18:50 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2026 

16 Juli 2026 - 13:27 WIB

Sekwan Lumajang Ajak Pegawai Bersatu Lawan Korupsi Demi Generasi Masa Depan

16 Juli 2026 - 10:14 WIB

Trending di Daerah