SGB-News.id°PROBOLINGGO,-Momentum Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo dimanfaatkan sebagai ajang membangkitkan semangat generasi muda untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan daerah. Kepala Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Dimas Eko Romadoni SH, menegaskan bahwa pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar penonton.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!“Atas nama Pemerintah Desa Bulu, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo. Ini bukan hanya perayaan, tetapi momen untuk membangkitkan semangat pemuda agar berani mengambil peran,” ujarnya.
Menurut Dimas Eko Romadoni SH, masa depan Kabupaten Probolinggo sangat bergantung pada kualitas dan keberanian generasi mudanya. Ia menilai pemuda harus mampu menjawab tantangan zaman dengan inovasi, kreativitas, dan kerja nyata di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa desa merupakan titik awal lahirnya perubahan. Jika pemuda di desa bergerak, maka dampaknya akan terasa hingga tingkat kabupaten.
“Pemuda jangan hanya diam. Harus punya gagasan, bergerak, dan berani terlibat langsung dalam pembangunan. Dari desa, kita bisa bangun Probolinggo lebih kuat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan serta tidak terjebak pada sikap apatis. Momentum hari jadi ini, menurutnya, harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan pembangunan daerah.
Dimas menilai, tanpa peran aktif pemuda, pembangunan akan berjalan lambat. Namun sebaliknya, jika pemuda memiliki tekad dan kegigihan, maka kemajuan daerah bisa dipercepat secara signifikan.
“Kalau pemudanya bergerak, Probolinggo tidak hanya maju, tapi bisa melompat lebih jauh,” ujarnya.
Dengan semangat Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo, ia optimistis generasi muda akan tampil sebagai garda terdepan dalam membawa perubahan. Kolaborasi antara pemerintah desa dan pemuda diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Ferdi