SGB°KOTA PROBOLINGGO – Suasana penuh warna dan keceriaan mewarnai kegiatan “Trading Day” yang digelar SD Integral Hidayatullah Kota Probolinggo. (14/05) Kegiatan bertema My Favorite Food and Drinks tersebut menjadi ajang edukatif yang tidak hanya melatih kreativitas siswa, tetapi juga membangun mental mandiri dan jiwa kewirausahaan sejak usia dini.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Deretan stan makanan dan minuman hasil kreasi siswa memenuhi area sekolah. Anak-anak tampak antusias menawarkan dagangan mereka kepada pengunjung dengan penuh percaya diri. Ada yang bertugas menjadi kasir, melayani pembeli, hingga mempromosikan produk secara langsung.
Kegiatan itu menjadi bentuk pembelajaran nyata di luar ruang kelas. Para siswa diajarkan pentingnya kerja sama, tanggung jawab, komunikasi, hingga memahami proses sederhana dalam dunia usaha.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur SGB-News.id, Shinta Rahmawati, turut memeriahkan acara bersama buah hati tercintanya, Mutiaraya, yang saat ini duduk di bangku kelas 1A SD Integral Hidayatullah Kota Probolinggo. Kehadiran mereka menambah semarak suasana Trading Day yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan.
“Ini kegiatan positif untuk anak-anak. Mereka belajar berani tampil, belajar usaha, sekaligus belajar menghargai proses,” ujar Shinta di sela kegiatan.
Dari dokumentasi kegiatan, terlihat para siswa kelas 1A tampil kreatif mengenakan atribut unik saat menjaga stan penjualan. Tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut karena dinilai lucu sekaligus inspiratif.
Selain menjadi sarana edukasi kewirausahaan, kegiatan Trading Day juga mempererat hubungan antara guru, siswa, dan wali murid. Suasana sekolah berubah menjadi ruang interaksi sosial yang hidup dan menyenangkan.
SD Integral Hidayatullah Kota Probolinggo yang beralamat di Jalan Mastrip 20A, Kedopok, Kota Probolinggo, dikenal aktif menghadirkan pendidikan berbasis karakter. Sekolah tersebut mengusung konsep mendidik dengan cinta dan keteladanan.
Melalui kegiatan seperti Trading Day, sekolah ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, kreativitas, dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.
Di tengah era digital yang membuat banyak anak lebih dekat dengan layar gadget, kegiatan praktik seperti ini menjadi pembelajaran penting agar anak tetap memiliki kemampuan sosial, komunikasi, dan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Trading Day bukan sekadar acara jual beli sederhana. Dari meja-meja kecil penuh jajanan dan minuman hasil kreasi siswa itu, tersimpan proses pembentukan karakter yang kelak bisa menjadi bekal besar bagi masa depan mereka.
Diky