Sidoarjo – Sgb-news.id,- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 di Kabupaten Sidoarjo, semangat kebersamaan dan demokrasi mulai terasa hangat di tengah masyarakat Desa Gempolsari. Minggu malam, 17 Mei 2026, calon Kepala Desa Gempolsari nomor urut 02, Ali Murtadho, menggelar silaturahmi, makan malam, dan ngopi bersama warga di kawasan Ngembul Utara RT 03 RW 01, tepatnya di kediaman H. Nuri.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan. Mulai tokoh masyarakat, pemuda, bapak-bapak, ibu-ibu hingga para sesepuh desa tampak hadir duduk bersama menikmati suasana penuh keakraban.
Tidak ada sekat antara calon pemimpin dan masyarakat. Warga terlihat santai berbincang sambil menikmati hidangan makan malam dan kopi yang telah disiapkan secara gotong royong oleh warga sekitar. Momentum tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dengan calon kepala desa.
Dalam sambutannya, Ali Murtadho menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan warga Ngembul Utara. Ia menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar ajang kompetisi politik, melainkan momentum memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarwarga.
“Perbedaan pilihan itu biasa dalam demokrasi. Tetapi persatuan dan kebersamaan masyarakat harus tetap menjadi yang utama. Siapapun nanti yang terpilih, harapan kita Desa Gempolsari bisa semakin maju, aman, nyaman, dan sejahtera,” ujar Ali Murtadho di hadapan warga.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan warga yang hadir. Banyak masyarakat menilai pendekatan silaturahmi seperti itu mampu menciptakan suasana Pilkades yang lebih damai dan humanis.
Selain berdialog langsung dengan warga, Ali Murtadho juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas lingkungan menjelang pesta demokrasi desa. Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi fondasi penting agar seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar tanpa konflik.
Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para tokoh masyarakat dan sesepuh desa turut memberikan pesan kebersamaan. Mereka berharap masyarakat tetap menjaga persaudaraan meski memiliki pilihan politik yang berbeda.
Para pemuda yang hadir juga tampak aktif menyampaikan harapan terkait pembangunan desa ke depan. Mereka menginginkan adanya perhatian lebih terhadap pemberdayaan generasi muda, peningkatan fasilitas umum, hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, kaum ibu-ibu berharap pemimpin desa mendatang mampu membawa perubahan positif, terutama dalam peningkatan kesejahteraan keluarga, pembangunan lingkungan yang lebih baik, dan terciptanya suasana desa yang aman dan harmonis.
Acara silaturahmi dan ngopi bersama tersebut berlangsung hingga larut malam dengan suasana penuh kehangatan. Tidak sedikit warga yang mengaku senang karena kegiatan seperti ini dinilai mampu mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Menjelang Pilkades serentak 2026, masyarakat Desa Gempolsari berharap seluruh proses demokrasi dapat berlangsung aman, damai, dan penuh semangat persaudaraan. Mereka percaya, kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih, tetapi juga oleh kekompakan masyarakat dalam menjaga persatuan dan membangun desa bersama-sama.
Red