BANYUWANGI – Sgb-news.id,-Aksi cepat dan kepedulian seorang warga Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, berhasil menggagalkan upaya penipuan bernilai fantastis hingga Rp2 miliar. Sosok tersebut adalah Rendra Bayu Alwana (47), yang sukses menyelamatkan seorang Warga Negara Thailand dari jeratan penipuan jual beli tokek secara online.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peristiwa ini bermula ketika seorang pelaku berinisial Ali, warga Dusun Sukamade, diduga mencoba melakukan penipuan dengan modus menjual dua ekor “tokek emas” berukuran 45 cm kepada korban dari Thailand. Nilai transaksi yang ditawarkan mencapai miliaran rupiah, membuat kasus ini berpotensi mencoreng nama baik daerah.
Namun, berkat kejelian dan keberanian Rendra, aksi tersebut berhasil digagalkan sebelum korban mengalami kerugian. Tindakannya ini pun mendapat perhatian dan apresiasi dari jajaran kepolisian.
Sebagai bentuk penghargaan, Kapolresta Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan, secara langsung mengundang Rendra ke Mapolresta Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, Rendra didampingi oleh Babinsa Sarongan dan Kapolsek Pesanggaran untuk menerima plakat kehormatan.
Kapolresta Banyuwangi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keberanian Rendra yang dinilai telah berkontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus melindungi citra daerah di mata internasional.
“Sebagai penanggung jawab keamanan wilayah, kami merasa bangga melihat masyarakat yang aktif terlibat dalam menciptakan kondisi yang aman dan tertib. Harkamtibmas tidak akan terwujud tanpa peran serta masyarakat seperti Mas Rendra,” ujar Rofiq, Jumat (17/4/2026).
Ia juga berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Menurutnya, tindakan sederhana namun berani seperti yang dilakukan Rendra dapat memberikan dampak besar, tidak hanya bagi daerah tetapi juga bagi negara.
“Ini bukan hanya soal menggagalkan kejahatan, tetapi juga menjaga marwah Banyuwangi dan Indonesia. Sosok seperti Rendra layak menjadi role model dalam membangun moral masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Rendra tampak haru saat menerima penghargaan tersebut. Matanya berkaca-kaca, mengaku tidak pernah menyangka akan mendapatkan apresiasi langsung dari Kapolresta.
“Jujur saya tidak menyangka bisa sampai di sini dan mendapat penghargaan. Saya hanya bertindak spontan, tidak berpikir panjang. Yang penting saat itu saya merasa kasihan kalau sampai ada korban,” ungkap Rendra dengan suara bergetar.
Ia menegaskan bahwa tindakannya murni didasari oleh hati nurani tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Baginya, mencegah kejahatan dan melindungi sesama merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga masyarakat.
Kasus ini menjadi bukti bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu aparat penegak hukum memberantas kejahatan, khususnya yang melibatkan modus penipuan lintas negara. Kolaborasi antara warga dan aparat diharapkan terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berintegritas.