Dok: Bahrusyofan Hasanudin
SGB-NEWS.ID|PROBOLINGGO – Suasana romantis dan penuh pesona tampak di kawasan Bromo Sunset Point Seruni, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (16/5/2026). Kabut tebal yang turun perlahan menjelang sore menciptakan panorama eksotis di kawasan jembatan kaca Seruni Point, salah satu destinasi favorit wisatawan di lereng Gunung Bromo.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ratusan pengunjung terlihat memadati area wisata sejak sore hari. Mereka datang dari berbagai daerah untuk menikmati panorama matahari terbenam namun latar pegunungan yang tertutup kabut tipis merusak suasana Bromo Sunset Music and Culture Bromo Wonderligt. Sementara udara dingin khas pegunungan menambah kesan syahdu di kawasan wisata yang kini menjadi ikon baru pariwisata Kabupaten Probolinggo tersebut.
Di sepanjang area Seruni Point, aktivitas wisata tidak hanya terpusat pada spot foto dan jembatan kaca. Kehadiran pelaku UMKM lokal turut menjadi daya tarik tersendiri. Deretan lapak makanan dan minuman hangat dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati kopi, mie rebus, jagung bakar hingga aneka camilan sambil menunggu sunset.
Kabut yang datang silih berganti justru menjadi momen favorit wisatawan untuk berfoto. Beberapa pengunjung tampak mengabadikan suasana dengan latar jembatan kaca yang perlahan tertutup kabut putih.
“Suasananya sangat indah, apalagi saat kabut turun. Terasa seperti berada di negeri atas awan,” ujar salah satu wisatawan asal Surabaya.
Ramainya pengunjung membawa berkah bagi pedagang UMKM di kawasan Seruni Point. Banyak pedagang mengaku omzet mereka meningkat signifikan pada akhir pekan.
“Kalau cuaca bagus dan ramai seperti ini, dagangan cepat habis. Banyak wisatawan cari minuman hangat karena udara dingin,” kata salah satu pedagang kopi di area wisata.
Pemerintah daerah terus mendorong kawasan Seruni Point menjadi destinasi unggulan penyangga wisata Gunung Bromo. Selain menawarkan panorama alam, kawasan ini juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM dan wisata lokal.
Menjelang malam, lampu-lampu di kawasan jembatan kaca mulai menyala, menambah keindahan suasana pegunungan yang diselimuti kabut. Para pengunjung pun masih bertahan menikmati malam dingin Bromo sebelum kembali turun dari kawasan wisata.