PROBOLINGGO|Sgb-News.id – Pemandangan berbeda terlihat di lapangan mini soccer Kedupok, Kota Probolinggo, Rabu (20/05/2026). Bukan sekadar pertandingan olahraga biasa, kegiatan PIRAMIDA Mini Soccer yang digelar Polres Probolinggo Kota berubah menjadi ruang hangat penuh kebersamaan antara kepolisian dan insan pers.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Di tengah suasana santai namun penuh makna, jajaran kepolisian dan wartawan duduk bersama, bercengkerama, hingga bermain sepak bola mini dalam satu lapangan tanpa sekat formalitas. Momentum tersebut sekaligus menjadi peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia serta doa bersama untuk almarhum wartawan senior H. Ikhsan.
Kegiatan dihadiri langsung Kapolres Probolinggo Kota Rico Yumasri, Wakapolres Didid Wahyu Agustyawan, para pejabat utama Polres Probolinggo Kota, serta awak media dari berbagai organisasi pers di Kota Probolinggo.
Dalam sambutannya, AKBP Rico Yumasri menegaskan bahwa hubungan antara kepolisian dan media bukan hanya sebatas kemitraan kerja, melainkan bagian penting dalam menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat.
Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan fakta secara utuh, terlebih di era media sosial yang dipenuhi arus informasi cepat dan sering kali belum terverifikasi.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Rekan-rekan media selama ini menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Kita ingin fakta tersampaikan apa adanya, bukan ditutup-tutupi,” ujar AKBP Rico.
Ia juga mengakui komunikasi yang selama ini terjalin dengan wartawan di Kota Probolinggo berjalan sangat baik. Bahkan dalam berbagai peristiwa di lapangan, koordinasi dan pertukaran informasi antara media dan kepolisian disebut berlangsung intens.
Suasana semakin emosional ketika seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk almarhum H. Ikhsan, wartawan senior yang dikenal aktif mengawal berbagai isu di Probolinggo. Momen itu seolah menjadi pengingat bahwa dunia pers bukan hanya tentang berita, tetapi juga tentang solidaritas dan pengabdian.
Sementara itu, Kompol Didid Wahyu Agustyawan yang akan menjalankan tugas di tempat baru mengungkapkan kesannya selama bertugas di Polres Probolinggo Kota. Ia mengaku merasakan hubungan harmonis yang kuat bersama awak media.
Menurutnya, sinergitas antara polisi dan wartawan memiliki peran besar dalam menjaga situasi tetap kondusif, termasuk meredam isu liar maupun hoaks yang berkembang di media sosial.
“Saya merasa nyaman bertugas di sini. Rekan-rekan media membantu menciptakan suasana yang sejuk dengan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ungkap Kompol Didid.
Ia berharap hubungan baik tersebut tidak terputus meski dirinya akan bertugas di wilayah lain di Jawa Timur. Ia juga meminta doa dan dukungan agar dapat menjalankan amanah baru dengan baik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Setelah itu, suasana berubah semakin cair saat pertandingan mini soccer dimulai.
Tak ada jarak antara pejabat kepolisian dan wartawan. Tawa, candaan, hingga sorak dukungan terdengar memenuhi lapangan. Di balik pertandingan sederhana itu, tersirat pesan kuat bahwa sinergitas bukan hanya dibangun lewat rapat formal, tetapi juga melalui kebersamaan yang tulus.
PIRAMIDA Mini Soccer akhirnya bukan sekadar agenda olahraga atau seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa keterbukaan informasi, komunikasi sehat, dan kolaborasi antara polisi dan pers tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik di Kota Probolinggo.