SGB-News.id | Probolinggo – Suasana panen padi di Dusun Krajan, Desa Tongas Wetan, Sabtu 20 Juli 2026 sore terpantau ramai. Bripka Hendra P, Bhabinkamtibmas Desa Pamatan dan Tongas Wetan, ikut turun ke lahan untuk memantau langsung kegiatan petani binaan.
Sawah yang dipantau milik Kasan Nurhadi dari Kelompok Tani Dewi Sri 1. Hamparan 2.000 meter persegi itu kini menguning dan siap dipanen pekan ini.
Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto, S.H., M.H., mengatakan pendampingan ke petani adalah bagian dari tugas Polri mendukung ketahanan pangan. Kehadiran polisi di sawah bukan seremoni, tapi nyata di lapangan.
“Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian,” ujar Iptu Kumoro.
Saat sambang, Bripka Hendra tidak hanya melihat kondisi padi. Ia juga menggali keluhan petani terkait perawatan, pengairan, hingga potensi hama yang mengintai.
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman tumbuh optimal. Tidak ada kendala serius dan proses panen berjalan sesuai jadwal petani.
“Selain melakukan monitoring perkembangan lahan pertanian, anggota juga berdialog dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang mungkin dihadapi di lapangan,” jelas Kapolsek.
Meski hasil panen bagus, Iptu Kumoro tetap menitipkan imbauan penting. Ia meminta petani waspada serangan tikus yang kerap merusak bulir padi menjelang panen.
“Jika nantinya terdapat serangan hama tikus atau persoalan lain yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian, para petani dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk diteruskan kepada pihak terkait sehingga penanganannya dapat dilakukan secara bersama-sama,” tegasnya.
Kapolsek menekankan komunikasi cepat jadi kunci. Petani, Kelompok Tani Dewi Sri 1, penyuluh, dan Bhabinkamtibmas harus saling terhubung agar masalah tidak melebar.
“Sinergi antara petani, kelompok tani, penyuluh pertanian dan Bhabinkamtibmas sangat penting guna menjaga keberhasilan program ketahanan pangan nasional,” katanya.
Kasan Nurhadi menyambut baik kunjungan itu. Ia merasa lebih aman karena ada Bhabinkamtibmas yang siap membantu jika terjadi gangguan di lahan.
Kegiatan ditutup tanpa kendala. Situasi di sawah Tongas Wetan terpantau aman, lancar, dan kondusif hingga Bripka Hendra meninggalkan lokasi. (Septyan)