SGB-News.id | Probolinggo – Polres Probolinggo meresmikan Gedung Berkah Satreskrim, Jumat (26/06/2026) pagi. Peresmian dilakukan di Mapolres dan bertepatan dengan rangkaian HUT Bhayangkara ke-80.
Turut hadir Bupati Probolinggo Gus Mohammad Haris, Forkopimda, pejabat utama Polres, para Kapolsek, dan anggota Satreskrim.
Kapolres AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan, nama “Berkah” punya makna khusus. Gedung ini dibangun untuk memastikan masyarakat mendapat layanan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
“Gedung Berkah ini bukan sekadar nama ataupun bangunan baru, tetapi merupakan wujud komitmen Polres Probolinggo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik, nyaman, profesional, dan berkeadilan,” ungkap Kapolres.
AKBP Wahyudin juga mengapresiasi Pemkab Probolinggo. Dukungan pemerintah daerah disebut menjadi faktor penting agar gedung bisa segera dimanfaatkan penyidik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati beserta Pemerintah Kabupaten Probolinggo atas dukungan yang telah diberikan. Sinergi yang baik ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Dari sisi Pemkab, Bupati Gus Haris melihat gedung ini sebagai hasil kolaborasi yang patut dijaga.
“Sinergitas yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan Polres Probolinggo harus terus dipertahankan demi mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang semakin maju dan aman,” kata Gus Haris.
Ia berharap, gedung baru memacu kinerja penyidik.
“Dengan diresmikannya Gedung Berkah Satreskrim, diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi personel Satreskrim Polres Probolinggo dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tutup Bupati.
Gedung Berkah kini difokuskan untuk mendukung tugas Satreskrim. Mulai dari penerimaan laporan, proses penyidikan, hingga pendampingan korban, agar lebih cepat dan berpihak pada masyarakat. (Septyan)