PROBOLINGGO | SGB-NEWS.ID — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo. Dua unit minibus Toyota Innova terlibat tabrakan depan-depan di Jalan Raya masuk Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan sepuluh orang menjadi korban, satu di antaranya mengalami luka berat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peristiwa tersebut melibatkan Toyota Innova bernopol L-2017 yang dikemudikan Muhammad Fahrizal Amin (29), warga Kabupaten Bondowoso, dan Toyota Innova bernopol N-1580-ACM yang dikemudikan Akbar Bagus Endtriyoko (35), warga Kabupaten Malang. Kedua kendaraan datang dari arah berlawanan dan bertabrakan tepat di badan jalan utama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, sebelum kejadian Toyota Innova L-2017 melaju dari arah timur menuju barat dengan membawa enam penumpang. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga melakukan manuver mendahului kendaraan lain yang berjalan searah di depannya. Namun pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju Toyota Innova N-1580-ACM yang membawa tiga penumpang.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan depan-depan tidak dapat dihindari. Benturan keras mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan membuat arus lalu lintas sempat tersendat.
Akibat kecelakaan tersebut, M. Syafiih (50), seorang dosen asal Kecamatan Paiton yang merupakan penumpang Toyota Innova L-2017, mengalami luka berat. Sementara itu, sembilan korban lainnya, termasuk kedua pengemudi dan penumpang dari kedua kendaraan, mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan bervariasi.
Seluruh korban segera dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar ke RSU Rizani Paiton untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menentukan apakah terdapat unsur kelalaian pengemudi.
Kecelakaan ini kembali menyoroti persoalan keselamatan berkendara di jalur utama Kecamatan Paiton yang dikenal cukup padat, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari. Manuver mendahului kendaraan lain di jalan dua arah tanpa median pembatas kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.
Meski tidak menelan korban jiwa, insiden ini menjadi peringatan keras bahwa pelanggaran kecil di jalan raya dapat berujung pada konsekuensi besar. Jalan umum bukan ruang uji keberanian, melainkan ruang bersama yang menuntut kewaspadaan dan kedisiplinan semua pengguna jalan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan kondisi jalan, serta memastikan keamanan sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain. Keselamatan, menurut petugas, harus menjadi prioritas utama dibandingkan keinginan untuk lebih cepat sampai tujuan.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan pihak berwenang. Perkembangan lebih lanjut terkait hasil penyelidikan akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.
Frdi