SGB-NEWS | Kota Probolinggo – Ratusan warga Kota Probolinggo memadati GOR A Yani pada Rabu malam (1/7/2026) untuk mengikuti kegiatan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Probolinggo. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum pertandingan Inggris melawan Republik Demokratik Kongo dimulai pada pukul 23.00 WIB.
Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda, keluarga, hingga komunitas pecinta sepak bola, datang membawa semangat kebersamaan. Mereka memenuhi area nonton bareng untuk menikmati atmosfer pertandingan dunia melalui layar lebar yang telah disiapkan panitia.
Di tengah ramainya kegiatan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Probolinggo, Muhammad Abas, S.Sos., M.Si., terlihat hadir dan berbaur bersama masyarakat. Ia menyapa warga serta menikmati jalannya pertandingan bersama para penonton, menciptakan suasana yang akrab antara pemerintah dan masyarakat.
Kehadiran Muhammad Abas menunjukkan dukungan Pemerintah Kota Probolinggo terhadap kegiatan yang mampu mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun semangat persatuan melalui olahraga. Sepak bola kembali membuktikan diri sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang perbedaan.
Sorak sorai penonton menggema setiap kali peluang tercipta di lapangan. Meski masing-masing memiliki tim favorit, seluruh warga tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, dan menikmati pertandingan dengan penuh sportivitas.
Selain menyaksikan pertandingan Piala Dunia, masyarakat juga berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize yang telah disiapkan panitia. Hal itu semakin menambah semarak suasana dan membuat warga bertahan hingga pertandingan berlangsung.
Kegiatan nonton bareng ini menjadi bukti bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kebersamaan masyarakat. Pemerintah Kota Probolinggo berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah mempererat hubungan sosial sekaligus menghadirkan hiburan yang positif bagi masyarakat.
Suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi cerminan tingginya semangat kebersamaan warga Kota Probolinggo. Momentum Piala Dunia 2026 pun tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang memperkuat persatuan dan solidaritas di tengah masyarakat.
Ferdi