SGB-News.id°KOTA PROBOLINGGO – Memasuki hari keenam pelaksanaan Seminggu di Kota Probolinggo (SEMIPRO) 2026, suasana di kawasan Stadion Bayuangga semakin semarak. Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menikmati pertunjukan seni budaya, berburu kuliner, berbelanja produk UMKM, hingga memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan Pemerintah Kota Probolinggo.
Mengusung tema Glamor Moment, SEMIPRO tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seiring bertambahnya malam, antusiasme pengunjung justru semakin meningkat, memberikan dampak positif terhadap aktivitas pelaku UMKM dan pedagang lokal.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, dr. Evariani, bersama jajaran TP PKK turut meninjau stan pelayanan masyarakat dan stan UMKM. Dalam kesempatan tersebut, ia menyapa para pelaku usaha, membeli produk lokal, serta ikut mempromosikan hasil karya UMKM kepada masyarakat.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat membuktikan bahwa SEMIPRO mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkenalkan produk unggulan daerah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia.
Layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo menjadi salah satu stan yang ramai dikunjungi. Masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, lemak darah, konsultasi kesehatan, hingga edukasi gizi sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit.
Sementara itu, panggung utama menghadirkan Urban Denim Batik Evolution Fashion Show karya desainer Yayuk Setyowati yang diperagakan model cilik The Aisyah. Perpaduan batik dengan bahan denim memberikan nuansa modern tanpa meninggalkan identitas budaya Indonesia.
Kemeriahan berlanjut melalui penampilan Universal Line Dance Kota Probolinggo yang melibatkan peserta lintas usia. Penampilan tersebut menjadi penutup rangkaian acara hari keenam dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Di sisi lain, penyelenggaraan SEMIPRO tahun ini juga menitikberatkan pada pemberdayaan UMKM dan pedagang kaki lima lokal. Strategi tersebut dinilai berhasil meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, seiring tingginya jumlah pengunjung yang datang setiap hari.
SEMIPRO 2026 pun terus menunjukkan perannya sebagai agenda tahunan yang tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara seni budaya, ekonomi kreatif, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Kota Probolinggo sebagai kota yang ramah bagi pelaku UMKM dan wisatawan.
Ferdi