PROBOLINGGO, SGB-NEWS – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa kembali memberikan kepercayaan kepada H. Abdul Mujib untuk memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Probolinggo periode 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi bukti kepercayaan partai terhadap kepemimpinan politik yang telah dibangun Gus Mujib selama periode sebelumnya.
Kembalinya Abdul Mujib di kursi pimpinan DPC PKB Kota Probolinggo tidak lepas dari penilaian positif terhadap kinerja organisasi yang dinilai mampu menjaga soliditas kader serta memperkuat eksistensi partai di tengah dinamika politik daerah.
Sosok yang akrab disapa Gus Mujib itu dikenal sebagai salah satu pemimpin muda yang pernah dipercaya menakhodai PKB Kota Probolinggo sejak usia 35 tahun. Dalam perjalanannya, ia dinilai berhasil membawa partai tetap konsisten menjalankan fungsi politik sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Usai menerima amanah tersebut, Gus Mujib menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut komitmen, loyalitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
“Memimpin bukan perkara mudah. Dinamika sosial dan politik terus berubah, sehingga diperlukan langkah-langkah nyata yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Gus Mujib.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh figur pemimpin, tetapi juga oleh kekompakan seluruh pengurus dan kader. Karena itu, penguatan organisasi dari tingkat ranting hingga jajaran pengurus harian akan menjadi salah satu fokus utama pada periode kepemimpinannya.
Ia menilai semangat kebersamaan dan loyalitas kader harus terus dipupuk agar PKB semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan politik yang akan datang.
“Kita harus memperkuat soliditas internal. Pengurus dan kader harus bergerak sebagai satu tim yang memiliki tujuan yang sama. Komitmen itu harus terus dibangun, terutama bagi kader-kader baru agar semakin memahami perjuangan partai,” katanya.
Di tengah peta politik yang terus berubah, Gus Mujib melihat perlunya energi baru dan kerja politik yang lebih aktif. Ia menegaskan PKB Kota Probolinggo tidak ingin hanya menjadi penonton dalam setiap dinamika yang terjadi, melainkan hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan masyarakat.
Karena itu, strategi yang akan ditempuh adalah memperluas ruang pengabdian melalui pendekatan langsung kepada masyarakat serta memperkuat peran kader di berbagai sektor kehidupan sosial.
“Kami tidak akan menunggu kesempatan datang. PKB harus bergerak menjemput peluang dan berada di garis depan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegasnya.
Selain memperkuat organisasi, Gus Mujib juga mengingatkan seluruh kader agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai dasar perjuangan PKB yang sejak awal lahir sebagai partai yang membela kepentingan masyarakat kecil dan menjaga semangat kebangsaan.
Baginya, khitah perjuangan tersebut harus tetap menjadi pijakan dalam setiap langkah politik yang diambil, sehingga keberadaan partai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“PKB lahir untuk membela rakyat dan menjaga kecintaan terhadap bangsa. Semangat itu harus terus hidup dalam setiap gerakan dan pengabdian kader kepada masyarakat,” pungkas Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo tersebut.
Dengan kepemimpinan yang kembali dipercayakan kepada Gus Mujib, PKB Kota Probolinggo kini bersiap memasuki babak baru. Fokus pada penguatan organisasi, peningkatan peran kader, dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi agenda utama yang akan dikawal selama lima tahun ke depan.
Ferdi