SGB-news°PROBOLINGGO – Kebakaran hebat terjadi di Dusun Krajan, RT 002 RW 001, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, pada tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB. Sebuah kandang ayam berukuran 12 meter x 40 meter milik Angga—yang dikenal sebagai calon kepala desa Paras tahun 2021—hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Api dilaporkan cepat membesar akibat hembusan angin kencang. Seorang pekerja ternak yang pertama kali mengetahui kejadian mengaku panik saat melihat kobaran api telah membesar dan sulit dipadamkan. Ia kemudian langsung menghubungi pemilik kandang, Angga, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Tegalsiwalan dan petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, unit Polsek Tegalsiwalan dan Damkar tiba di lokasi bersama warga sekitar untuk melakukan pemadaman. Respons cepat tersebut berhasil mencegah api merembet ke rumah-rumah warga yang letaknya tidak jauh dari kandang.
Kapolsek Tegalsiwalan, AKP Hengky Yuana, SH, menerangkan bahwa hasil pemeriksaan awal di lapangan mengarah pada dugaan konsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Percikan dari kabel yang bermasalah diduga menyambar material mudah terbakar seperti plastik dan kertas di sekitar lokasi.
“Cuaca ekstrem dengan angin kencang membuat api cepat membesar. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, karena kebakaran dapat terjadi dalam hitungan menit. Jika melihat adanya tanda bahaya, segera hubungi Polsek atau Damkar. Kami siap melayani kapan pun,” tegas AKP Hengky.
Sementara itu, pemilik kandang, Angga, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga, Polsek, dan petugas pemadam kebakaran. Menurutnya, tanpa bantuan cepat dari semua pihak, api berpotensi meluas dan mengancam permukiman warga.
“Saya sangat berterima kasih kepada warga, Polsek, dan Damkar yang sigap membantu. Jika tidak segera ditangani, mungkin rumah warga juga ikut terbakar. Syukurlah ayam sudah dipanen sebelumnya, sehingga kerugian tidak semakin besar,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait kerugian materi akibat peristiwa kebakaran tersebut.
Pitric Ferdianto