filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (0, -1); aec_lux: 256.17975; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
SGB-NEWS.ID|LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang berencana membangun kawasan manasik haji terpadu sebagai pusat pembelajaran ibadah haji bagi masyarakat. Rencana ini mendapat respon positif dari Bupati serta jajaran Forkopimda sebagai bentuk komitmen meningkatkan pelayanan bagi calon jamaah haji.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lumajang Umar Hasan menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki inisiatif untuk menganggarkan pembangunan tempat manasik haji yang representatif.
“Alhamdulillah kami mendapat respon positif dari Bupati dan seluruh Forkopimda. Insya Allah akan dibangun tempat manasik haji seluas satu hektare di kawasan JLT Lumajang,” ujar Umar Hasan, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas simulasi ibadah haji, seperti miniatur Ka’bah, tempat sa’i, hingga lokasi melontar jumrah agar masyarakat dapat mempelajari rangkaian ibadah secara lebih nyata.
Menurutnya, pembangunan pusat manasik ini bukan hanya diperuntukkan bagi calon jamaah haji saja, tetapi juga menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat luas.
“Tempat ini nantinya bisa digunakan untuk pendidikan manasik, baik bagi calon jamaah haji, jamaah umroh maupun pembelajaran bagi pelajar mulai tingkat TK, SD hingga SMA,” ujarnya.
Dengan adanya fasilitas tersebut, Lumajang diharapkan tidak kalah dengan daerah lain yang sudah lebih dulu memiliki sarana manasik haji permanen.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Lumajang harus punya komitmen memberikan pelayanan haji yang baik dan maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.